NARASITIME.com – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah lV Makassar menggelar Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami di Kabupaten Buton, pada 8-9 September sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana.
Tim Pusat Gempabumi, Tsunami BMKG Pusat, Abdul Rosid, S.Tr,. M.Si dalam materinya menjelaskan tentang SOP dan kesiapsiagaan respon gempabumi dan tsunami serta penyelamatan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami sehingga dapat meminimalisir risiko korban jiwa maupun korban materiil.
“Dengan materi ini diharapkan seluruh komponen masyarakat paham dan mampu melakukan penyelamatan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami sehingga dapat meminimalisir risiko korban jiwa maupun korban materiil,” kata Abdul Rosid di hadapan peserta.

Setelah materi SOP dan kesiapsiagaan respon gempabumi dan tsunami serta penyelamatan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami, kemudian dilanjutkan dengan diskusi siaga bencana dan SOP respon gempabumi dan tsunami yang dibagi menjadi empat kelompok.
Selanjutnya, pada sesi terakhir dilanjutkan dengan susur jalur dan diskusi peta bahaya tsunami.

Sebelumnya diberitakan, Pj Bupati Buton yang diwakili langsung oleh Sekda Kabupaten Buton Asnawi Jamaluddin, S.Pd, M.Si membuka kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami Kabupaten Buton di Aula Hotel Buton Raya, Jum’at (08/9/2023) pagi.
Acara yang diinisiasi oleh Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah lV Makassar ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai instansi di Kabupaten Buton.





