NARASITIME.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Buton melaporkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Buton turun menjadi 2,99 persen di tahun 2022 dari tahun 2021 yang sebesar 4,74 persen.
“Iya betul, TPT di Kabupaten Buton menurun dari 4,74 persen pada tahun 2021 menjadi 2,99 persen pada tahun 2022,” tutur Kepala BPS Buton Zablin, SST., M.Si kepada Narasitime.com, Jum’at (03/3/2023).
Ia menyebutkan, angka pengangguran di Kabupaten Buton tahun 2022 menurun menjadi 1.637 orang dari tahun 2021 yang mencapai 2.154 orang.
Kata dia, TPT merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja.

Dengan TPT 2,99 persen, lanjut Zablin berarti dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar tiga orang penganggur. Namun, jika semua angkatan kerja bekerja maka terdapat nol orang TPT.
“Tahun 2021 TPT laki-laki sebanyak 963 orang dan TPT perempuan sebanyak 1.191 orang. Untuk tahun 2022 TPT laki-laki terdapat 941 orang dan TPT perempuan sebanyak 696 orang,” bebernya.

Menurutnya, secara umum faktor yang mempengaruhi menurunnya tingkat TPT di Kabupaten Buton karena adanya pertumbuhan ekonomi yang terjadi dalam sektor pertanian dan perdagangan.
“Survei yang dilakukan pada bulan Agustus 2022, secara umum karena pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian dan perdagangan. Sektor lainnya tumbuh juga, tetapi yang terlihat jelas geliatnya hanya dua sektor tersebut,” tukasnya.





