NARASITIME.com – Sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Buton, Senin (03/4/2023) mulai menggelar Ujian Satuan Pendidikan (USP) 2023 sebagai pengganti ujian nasional.
Di SMAN 2 Lasalimu Selatan (Lasel), Kecamatan Lasel lebih dari 84 siswa kelas XII dengan rincian IPA 49 orang dan IPS 35 orang akan mengikuti USP yang wajib diikuti para siswa sebagai kelengkapan dan persyaratan kelulusan sebagai pengganti ujian nasional.

Kepala Sekolah SMAN 2 Lasel Bahtiar Adia, S.Pd mengungkapkan bahwa USP diselenggarakan secara daring, berdasarkan petunjuk Juknis pelaksanaan USP jenjang SMA, SMK dan SLB lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Pelajaran 2022/2023.
“Didalam Juknis diatur bahwa penyelenggaraan USP bisa dalam bentuk Luring maupun Daring. Sehingga, SMAN 2 Lasalimu Selatan menyelenggarakan secara Daring atau dalam jaringan,” katanya.

Kata dia, pengawasan dilakukan oleh sekolah dengan indikator kelulusan:
- Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
- Memiliki nilai sikap/prilaku Baik (B).
- Mengikuti USP yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan masing-masing.
“Berdasarkan indikator tersebut jelas bahwa jika siswa tidak ikut maka tidak bisa lulus,” ujarnya.
Lanjut dia, yang unik dalam penyelenggaraan USP tahun 2022/2023 ini, di SMAN 2 Lasalimu Selatan menggunakan jaringan Lokal (Localhost) dimana server dipancarkan melalui jaringan wifi dan siswa mengakses melalui handphone.

“Kemudahan menggunakan jaringan Localhost adalah mengurangi biaya penggunaan data/serta tidak tergantung dengan jaringan internet. Wifi bertugas untuk menyambungkan perangkat yang terlibat dengan tanpa data (RPO) sehingga prosesnya berjalan mudah, murah dan siswa juga senang melaksanakan ujian,” tuturnya.
Diapun menambahkan bahwa, SMAN 2 Lasalimu Selatan sudah berkali-kali menerapkan sistem USP secara daring. Kata dia, sekolah ini juga merupakan salah satu sekolah penggerak angkatan ke dua yang terus berbenah melaksanakan Kurikulum Merdeka dengan penguatan aspek digitalisasi sekolah.





