NARASITIME.com – Meski diwarnai aksi dua kelompok massa, pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Buton Wa Ode Nurnia Kahar sisa periode 2019-2024 berjalan dengan lancar dan sukses.
Sebelumnya, sesaat menjelang pelantikan Wa Ode Nurnia Kahar di Ruang Paripurna DPRD Buton, dua kelompok massa menggelar aksi damai di Jalan 25, depan Kantor Bupati Buton, Kamis (04/5/2023) sore.
Dua kelompok massa yang melakukan aksi damai tersebut yaitu Forum Bela Negeri (FBN) Kabupaten Buton dan Forum Pemuda Buton Menggugat (FPBM). Mereka sama-sama melakukan unjuk rasa, namun berselisih paham dalam pandangan aspirasi masing-masing.

Massa FBN Kebupaten Buton ketika itu dibawa Korlap, La Atiri, Fahrul Alwan, Ganirudin dan kawan-kawan lainnya, menyuarakan warming up dan gift kepada Ketua DPRD Buton yang baru untuk menjaga marwah lembaga DPRD sesuai fungsi yang diamanatkan undang-undang.
Selain itu, massa FBN juga meminta agar Pj Bupati Buton segera dicopot dari jabatannya karena kinerjanya dianggap tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Nampak juga mereka memberikan dukungan penuh terhadap Kajari Buton agar tetap bertahan untuk menuntaskan kasus-kasus yang belum terselesaikan.
Sementara massa FPBM dibawa Korlap, Ali, Idrus Jumu, La Ode Sulman, Suhardin dan orator lainnya datang untuk mengucapkan selamat dan memberikan dukungan kepada Ketua DPRD Buton yang baru.
Mereka meminta agar Ketua DPRD Buton yang baru dapat menjalankan fungsinya sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang dan tidak menjadikan lembaga DPRD Buton sebagai sarana untuk mengamankan kepentingan kelompok atau golongan tertentu.
Disamping itu, massa FPBM meminta agar Ketua DPRD Buton yang baru dilantik segera menggelar rapat dengar pendapat sehingga kasus dugaan penggunaan mobil Fortuner oleh Kajari Buton, Ledrik VM Takaendengan dapat diusut karena tidak dilandasi proses pinjam pakai yang benar sehingga dianggap ilegal penggunaannya.





