NARASITIME.com – Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Desa Kaongkeongkea (IMPPAK SULTRA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Baubau, Sulawesi Tenggara, menuntut keterbukaan dan keseriusan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan yang menewaskan seorang pemuda asal Desa Kaongkeongkea. Aksi ini dilakukan menyusul minimnya informasi resmi terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.
Ketua IMPPAK SULTRA, Zulhidayat, menegaskan bahwa transparansi menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum. Menurutnya, lambannya penanganan kasus dan terbatasnya penjelasan kepada masyarakat menimbulkan berbagai spekulasi di ruang publik.
“Kami tidak menuntut hal yang berlebihan. Kami hanya meminta keterbukaan dan kerja profesional dari Polres Baubau. Kasus ini menyangkut nyawa manusia dan harus diungkap secara jelas, adil, serta bertanggung jawab,” ujar Zulhidayat dalam orasinya.
IMPPAK SULTRA juga menyoroti sejumlah kejanggalan dalam proses penyelidikan, termasuk ditemukannya telepon genggam milik korban. Hingga kini, pihak yang diduga mengambil barang tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka, sehingga memunculkan dugaan adanya kelalaian dalam penanganan barang bukti.
“Dalam hukum, setiap indikasi penghilangan atau penguasaan barang bukti seharusnya diproses sesuai ketentuan. Jika hal ini dibiarkan tanpa kejelasan, wajar bila publik mempertanyakan keseriusan aparat,” katanya.
Lebih lanjut, Zulhidayat menyatakan bahwa IMPPAK SULTRA siap menempuh langkah lanjutan dengan melaporkan penanganan perkara tersebut ke Polda Sulawesi Tenggara apabila tidak ada perkembangan signifikan. Pihaknya juga mendorong agar pengawasan internal dilakukan untuk memastikan penyidikan berjalan sesuai prosedur.
“Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan, kami akan meminta Propam Polda Sultra turun tangan memeriksa proses penyidikan. Ini semata-mata demi tegaknya keadilan dan kepastian hukum,” tegasnya.
Menanggapi tuntutan tersebut, Kabag Ops Polres Baubau menyampaikan bahwa aspirasi massa akan diteruskan kepada Kapolres Baubau. Ia menegaskan komitmen institusinya untuk mengungkap kasus tersebut secara profesional dan memastikan tidak ada fakta yang ditutup-tutupi.
Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan kondusif dengan pengamanan aparat kepolisian serta dukungan pengaturan lalu lintas dari Satlantas Polres Baubau.





