Identitas Mayat Ditemukan di Pesisir Pantai Desa Kondowa Terungkap, Bernama La Epo Warga Lasalimu Selatan

Ditutupi kain, Mayat La Epo (43) yang merupakan warga Desa Lasalimu Pantai ditemukan di pesisir Pantai Desa Kondowa.

NARASITIME.com –  Sosok mayat yang ditemukan warga di Pesisir Pantai Desa Kondowa, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton akhirnya terkuak, Jum’at (11/8/2023).

Mayat laki-laki itu itu diketahui merupakan warga Dusun Wapilamba, Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, bernama La Epo (43).

Kades Lasalimu, Hanuddin mengatakan bahwa La Epo meninggal dunia murni terjadi karena kecelakaan laut, Selasa (01/8/2023), sekitar pukul 21.56 Wita

Bacaan Lainnya

“Hari ini kami telah menemukan warga Desa Lasalimu Pantai dan tentu warga  mungkin bertanya-tanya tentang hal-hal yang terjadi. Saya sampaikan bahwa almarhum meninggal karena kecelakaan di laut,” ungkapnya saat berada di lokasi penemuan mayat.

Mewakili Pemdes Lasalimu Pantai, Hanuddin menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Kondowa atas penemuan mayat yang merupakan salah seorang warganya.

“Saya juga mewakili pemerintah desa dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada semua warga Desa Kondowa yang telah berupaya menemukan mayat ini,” ujarnya.

Kata dia, saat ini pihak keluarga korban sudah merelakan dan mengikhlaskan kepergian La Epo. Sehingga menurutnya, apapun sudah merupakan takdir dan kehendak Allah SWT.

Dilansir dari tvonenews.com korban bersama 5 orang rekannya masing-masing menggunakan perahu pergi melaut mencari ikan di Perairan Lasalimu, pada Selasa (1/8/2023) dini hari.

“Kebiasan korban kembali dari melaut itu sekitar pukul 12.00 Wita, namun disaat teman-temannya telah kembali ke darat, korban malah tidak terlihat,” ungkapnya.

Selanjutnya, salah seorang keluarga korban mencoba menghubungi melalui telepon namun yang mengangkat telfon tersebut justru orang lain yang bermukim di Desa Kioko, Buton Utara.

“Nah orang ini bilang dia hanya menemukan handphone, alat pancing, dan perahu kosong, sementara korban sudah tidak ada di dalam perahu,” jelas Arafah.

Dengan adanya informasi tersebut, Basarnas kemudian memberangkatkan Tim sar terdekat yakni Tim Rescue Pos SAR Wakatobi, namun hingga tujuh hari melakukan pencarian belum juga ditemukan.

Adapun unsur yang terlibat dalam melakukan pencarian selama 7 hari diantaranya Pos SAR Wakatobi, Polairud Polres Buton, Aparat Desa Lasalimu, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

Pos terkait