Dukung Penuh Mosi Tak Percaya Terhadap Ketua DPRD Buton, Fraksi Keadilan Sejahtera Sebut Panggilan Hati Nurani

Sekretaris Fraksi Keadilan Sejahtera DPRD Buton, La Yanto Djoni, S.Pd. (dok.ist)

NARASITIME.com –  Setelah sebelumnya Fraksi Kebangkitan Persatuan Indonesia dan Fraksi Karya Perjuangan Indonesia Raya, kini giliran Fraksi Keadilan Sejahtera menyatakan sikapnya terhadap Ketua DPRD Buton Hariasi Salad, SH.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Fraksi Keadilan Sejahtera La Yanto Djoni, S.Pd. Kata dia, mosi tidak percaya 20 anggota DPRD Buton yang ditunjukkan kepada Hariasi Salad, fraksinya sangat mendukung penuh.

“Terhadap mosi tidak percaya kepada ketua DPRD Bapak Hariasi Salad, saya sebagai Sekretaris fraksi sekaligus mewakili Fraksi Partai Keadilan Sejahtera sepenuhnya sangat mendukung mosi tersebut,” katanya kepada Narasitime.com, Kamis (19/1/2023).

Bacaan Lainnya

Bahkan lanjut dia, fraksinya meminta kepada Pimpinan DPD l dan DPD ll Partai Golkar agar segera mengevaluasi Ketua DPRD Buton dengan menindaklanjuti mosi tersebut untuk segera menunjuk ketua yang baru sebagai pengganti Hariasi Salad.

“Mosi yang dilayangkan 20 anggota DPRD tersebut seharusnya ditanggapi serius oleh Pimpinan DPD Golkar, karena yang bertandatangan tidak hanya anggota fraksi lain akan tetapi lebih dari itu yang bertandatangan juga dari anggota fraksinya sendiri (Partai Golkar -red),” tuturnya.

“Hal ini sebenarnya gambaran bahwa Ketua DPRD Kabupaten Buton hari ini sudah tidak diinginkan lagi orang masyarakat Kabupaten Buton untuk memimpin lembaga DPRD,” sambungnya.

Lebih lanjut, La Yanto Djoni menyampaikan, mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Buton itu merupakan kode alam karena bersumber dari panggilan hati nurani para anggota yang ingin melakukan perbaikan terhadap lembaga DPRD yang hari ini tercederai oleh kepentingan dari segelintir orang mengatasnamakan rakyat.

“Mosi yang dibuat ini bersifat final. Tidak ada toleransi, apalagi kami menarik tandatangan hanya karena janji-janji politik murahan. Kami sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa tidak ada unsur kepentingan pribadi. Yang ada hanyalah demi kepentingan masyarakat kabupaten Buton,” ujarnya.

Dia pun menjelaskan alasan di balik pelayangan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Buton Hariasi Salad, diantaranya yakni:

Selama menjadi pimpinan DPRD, kebijakan Hariasi Salad tidak berdasar atas nilai-nilai kolektif kolegial. Selalu sepihak memutuskan sesuatu yang didasarkan atas kepentingan pribadi. Tidak ada transparansi anggaran. Bahkan, setelah diputuskan dalam rapatkan bersama di otak-atik kembali oleh Ketua DPRD tanpa sepengetahuan anggota.

Tak hanya itu, berbicara etika, seharusnya ketua DPRD mengayomi dan melindungi anggotanya, tapi Hariasi Salad justru ketika marah selalu melontarkan kalimat ancaman kepada anggota yang di jengkel dengan berbicara anggota lainnya.

“Yang jelas masih banyak lagi. Olehnya itu, kami meminta kepada Pimpinan DPD Golkar agar segera mengganti ketua DPRD Buton,” tutupnya.

Namun sayang, hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Buton Hariasi Salad belum memberikan keterangan. Saat media ini mencoba menghubungi lewat via teleponnya tidak diangkat. Demikian pula dalam pesan WhatsApp nya tidak direspon, padahal terlihat online.

Pos terkait