NARASITIME.com, Buton – Bupati Buton La Ode Alvin Akawijaya Putra menegaskan kunjungan kerjanya di Kecamatan Lasalimu pada Ahad, 14 Juni 2026, difokuskan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan meninjau langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Kunjungan yang dilaksanakan dengan memanfaatkan hari libur itu berlangsung dalam suasana santai. Namun, menurut Alvin, substansi utama kegiatan tersebut adalah memastikan pemerintah daerah mendengar langsung kebutuhan masyarakat sebagai bahan penyusunan program pembangunan.
Didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta anggota DPRD Kabupaten Buton daerah pemilihan Kapontori-Lasalimu, Alvin mengunjungi sentra pembuatan nasi bambu dan objek wisata Pantai Komerate di Kelurahan Kamaru.

Dalam kesempatan itu, Bupati berbaur dengan masyarakat dan berdialog langsung dengan petani serta warga setempat. Berbagai persoalan mengemuka dalam pertemuan tersebut, mulai dari ketersediaan air irigasi, kondisi jalan usaha tani, normalisasi saluran air, hingga perbaikan infrastruktur pendukung sektor pertanian.
Warga juga menyampaikan kebutuhan perbaikan jembatan yang menjadi penghubung antarwilayah dan akses distribusi hasil produksi pertanian. Selain itu, persoalan ketersediaan air bersih serta jaringan telekomunikasi turut menjadi perhatian masyarakat.
“Pertanian adalah salah satu kekuatan utama Buton. Karena itu, setiap persoalan yang dihadapi petani harus kita dengarkan dan carikan solusi bersama,” kata Alvin dalam dialog bersama masyarakat Lasalimu.

Ia mengatakan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pertimbangan dalam penyusunan program kerja pemerintah daerah. Menurut dia, meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, upaya menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat tetap menjadi prioritas.
Menindaklanjuti keluhan warga terkait layanan air bersih, Alvin menginstruksikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk meninjau langsung kondisi jaringan distribusi di wilayah tersebut dan mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.
Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah terkait, camat, hingga pemerintah desa memperkuat koordinasi agar penanganan berbagai persoalan masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton, Ma’mul Jamal, mengatakan dialog langsung dengan masyarakat merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyelaraskan program pertanian dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Menurut dia, kelompok tani yang membutuhkan dukungan pemerintah, khususnya terkait perbaikan jalan usaha tani, diminta menyusun usulan atau proposal yang diketahui pemerintah desa setempat.
“Usulan tersebut akan diverifikasi oleh tim teknis untuk melihat kelayakan pelaksanaan rehabilitasi maupun perbaikannya. Semua persoalan terkait sektor pertanian agar dibuatkan usulan secara resmi dan diketahui kepala desa atau kepala wilayah setempat,” ujarnya.
Kunjungan kerja di Lasalimu ini, menurut Alvin, menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung berbagai persoalan di lapangan, serta memastikan setiap aspirasi warga menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Buton.






