Catatan 78 Tahun Kemerdekaan Indonesia

Ketua DPD PKS Buton, Muhamad Alam, S.Pd.

Oleh : Muhamad Alam, S.Pd (Ketua DPD Partai PKS Buton)

Bismillahirrahmanirrahim.!

NARASITIME.com – Hakikat kemerdekaan adalah saat ibu-ibu rumah tanggah tidak lagi mengeluh akan mahalnya harga sembako. Hakikat kemerdekaan adalah saat orang sakit berobat ke rumah sakit sampai sembuh tanpa harus khawatir akan biaya pengobatan. Hakikat kemerdekaan adalah saat generasi penerus bangsa ini bersekolah sampai jenjang terakhir tanpa harus takut berhenti karena tidak mampu membayar biaya sekolah.

Bacaan Lainnya

Harusnya, peringatan hari kemerdekaan jangan hanya seremoni semata sekedar perayaan rutin tahunan. Tapi menghadirkan kemerdekaan nyata yang harus dirasakan oleh semua rakyat negeri ini. Harusnya kata dirgahayu (berbahagia) negeriku jangan hanya ucapan semata yang keluar dari lisan dan tulisan saja, tetapi bahagianya itu harus dirasakan secara nyata oleh semua rakyat negeri ini.

78 tahun Indonesia merdeka, bukanlah usia yang muda bagi berdirinya sebuah bangsa. Dengan berbagai kekayaan sumber daya alam yang ada di negeri ini, harusnya diangka usia tersebut, Indonesia sudah berdiri sebagai negara maju di dunia ini tentunya ditangan anak-anak bangsa sebagai sumber daya manusia yang unggul. Namun sayangnya, semua itu hanya mimpi disiang bolong. Segala potensi sumber daya yang ada di Indonesia ini, yang katanya juga sebagian sumber daya itu tidak ditemukan dibelahan bumi manapun di dunia ini, nampaknya tidak memberikan dampak yang positif untuk kemajuan negeri ini. Jangankan berbicara untuk kemajuan negeri, untuk memenuhi kebutuhan rakyatpun tidaklah cukup, malah langkah dan mahal.

Hari ini, kita kembali memperingati hari kemerdekaan itu. Namun sayang, ditengah gempuran utang negara yang meroket tinggi. Peringatan kemerdekaan ditengah keadaan rakyat yang masih terbaring lapar, peringatan kemerdekaan ditengah pengangguran yang masih belum tahu kapan dan dimana mereka harus menggais rupiah untuk memenuhi tuntutan hidup, peringatan kemerdekaan ditengah sebagian rakyat negeri ini masih bersuara lantang memelas pada penguasa untuk mencabut UUD Omnibuslaw yang katanya merugikan mereka, peringatan kemerdekaan ditengah pekerja-pekerja lokal terhempas jauh dari tanah kelahirannya. Hanya karena adanya ruang kebijakan yang mengakomodir kepentingan asing yang hadirnya bukan cuman berinvestasi, namun juga menjarah kepada hak-hak pekerja lokal sebagai buruh kasar.

Harusnya ini menjadi catatan penting untuk kalian yang sekarang duduk di singgasana kekuasaan. Dipundak kalian, harapan seluruh rakyat ini sematkan. Dilisan kalian, kemajuan dan kesejahteraan rakyat negeri ini disuarakan. Ditanda tangan kalian segala kebijakan yang dipercaya membawakan perubahan untuk masa depan negeri ini. Amanahlah dalam tugas dan tanggung jawabmu. Janganlah kekuasaan itu membuatmu tamak dan rakus hingga lupa padahal semua itu adalah titipan yg akan dipertanggung jawabkan.

Selamat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78 Tahun 2023. Semoga hari esok semakin berjaya dan maju. Allah Akbar Allah Akbar Allah Akbar. Merdeka Merdeka Merdeka.

Pasarwajo, 17 Agustus 2023

Pos terkait