NARASITIME.com – Pelayanan Unit Pasarwajo PDAM Buton tak henti menjadi keluhan sejumlah pelanggan lantaran air sering kali tidak mengalir berbulan-bulan. Hal itu hampir dirasakan semua wilayah di Kecamatan Wabula.
Abu Hasin, warga Dusun Wajo Berese, Desa Bajo Bahari, Kecamatan Wabula mengeluh lantaran sudah dua bulan air di rumahnya sering kali tidak mengalir. Saat ini, kata dia Unit Pasarwajo PDAM Buton tidak lagi memperhatikan kebutuhan konsumen.
“Saat ini, Unit Pasarwajo PDAM Buton tidak lagi memperhatikan kebutuhan konsumen, khususnya kami warga Desa Bajo Bahari. Pelayanan Unit Pasarwajo PDAM Buton selama dua bulan terakhir ini airnya mengalir hanya dua kali saja,” kata Abu Hasin kepada media Narasitime.com, Selasa (23/5/2023).
“Jadi selama dua kali mengalir dalam dua bulan itu, itupun paling hanya 5 sampai 10 unit rumah saja yang mengalir airnya, sedangkan rumah warga lainnya sudah tidak lagi mengalir airnya,” sambungnya.
Selain itu, Abu Hasin juga mengelukan biaya tagihan air Unit Pasarwajo PDAM Buton yang tidak wajar sehingga ia merasa terbebani. Padahal kondisinya, dalam dua bulan terakhir air PDAM hanya dua kali mengalir ke rumah warga.
Olehnya itu, ia meminta kepada Pemdes Bajo Bahari untuk menyampaikan keluhan tersebut ke pihak Unit Pasarwajo PDAM Buton agar sambungan pipa air yang masuk dalam rumah warga di putus saja agar masyarakat tidak merasa terbebani dengan tagihan per bulannya.
“Jujur saja kami merasa terbebani sekali, saat ini kami sebagai masyarakat meminta kepada Pemdes Bajo Bahari agar menyampaikan kepada pihak Unit Pasarwajo PDAM Buton agar sambungan pipa air ke rumah-rumah warga diputus saja karena sama saja kami membayar setiap bulanya tapi airnya tidak pernah mengalir,” kesalnya.
Abu Hasin menambahkan, hadirnya PDAM di Desa Bajo Bahari seolah masyarakat setempat merasa dirugikan dengan air yang tidak mengalir. Tak hanya itu, air yang dialirkan seminggu sekali tidak dapat menutupi kebutuhan rumah tangga selama dua hari.
“Dan yang lebih parahnya lagi air tidak pernah mengalir selama dua bulan terakhir ini. Makanya, kami meminta kepada Kades menyuarakan aspirasi ini kepada pihak PDAM agar ditarik saja sehingga kami tidak merasa terbebani,” ujarnya.
“Semula saat masuknya PDAM masyarakat sangat gembira sekali. PDAM masuk merupakan berkah tapi berjalannya waktu PDAM hanya menjadi beban buat masyarakat, dimana air tidak mengalir biaya langganan jalan terus,” ujarnya kembali.
Dalam kesempatannya itu, dirinya berharap pihak Unit Pasarwajo PDAM Buton dapat memperbaiki pelayanannya kepada para pelanggannya.
Merespon sejumlah keluhan pelanggan, Kepala Unit Pasarwajo PDAM Buton, Nuhril menepis adanya informasi dari warga Desa Bajo Bahari. Kata dia, Unit Pasarwajo PDAM Buton selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya.
Hanya saja, dalam dua bulan terakhir terjadi curah hujan tinggi yang berakibat air PDAM keruh sehingga pihaknya tidak mengoperasikan mesin pompa air dengan kapasitas besar.
“Karena percuma, saya mau operasikan juga airnya merah, airnya keruh sehingga saya sampaikan sama anggota ku kita matikan dulu pelayanan jauh, kita pake dulu pelayanan dekat,” katanya.
“Jadi setelah normal kembali airnya, sudah tidak keruh lagi kita over kembali airnya disana. Jadi mereka itu jadwalnya hari ini. Jadi jadwalnya itu dalam satu Minggu ini dua kali dalam seminggu, yaitu Selasa dan Rabu,” sambungnya.
“Jadi kalau ada informasi bahwa selama dua bulan air PDAM tidak mengalir itu tidak benar. Yang benar itu kami mulai mengoperasikan air itu pada tanggal 5 Mei sampai sekarang karena kita sudah melihat airnya sudah mulai bagus,” sambungnya lagi.
Meski demikian, lanjut Nuhril selama tidak mengoperasikan air, pihaknya hanya mengambil tarif dasar pelanggan kepada warga. “Jadi tidak ada biaya pemakaian. Yang ada itu hanya tarif dasar pelanggan karena itu sifatnya wajib sebagai pelanggan PDAM,” ungkapnya.
Soal pendistribusian air PDAM tidak merata ke rumah warga, Nuhril mengaku secepatnya akan menerjunkan anggotanya untuk mengecek rumah-rumah warga. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk melapor ke kantor jika air PDAM tidak mengalir.





