NARASITIME.com – Bakal Calon Bupati Buton, Aris Marwan Saputra, SH berkomitmen untuk memajukan daerahnya. Melalui berbagai program andalan, dia ingin mewujudkan Kabupaten Buton sebagai daerah yang maju dan sejahtera.
Komitmen itu tercermin ketika Aris Marwan Saputra mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Buton dari Partai Demokrat. Dalam visinya, Aris Marwan Saputra ingin mewujudkan Kabupaten Buton yang Amanah, Mandiri dan Sejahtera.
“Adapun visi saya adalah terwujudnya Kabupaten Buton yang Amanah, Mandiri dan Sejahtera,” ungkap Aris Marwan Saputra kepada media Narasitime.com, Sabtu (27/4/2024).
Lebih jauh dijelaskan, visi tersebut akan menjadi arah cita-cita pembangunan di daerah yang Secara sistematis terbagi dalam penyelenggara pemerintah dan segenap pemangku kepentingan di Kabupaten Buton.
Pria yang akrab disapa Wawan ini menjabarkan visi Buton yang Amanah mengandung makna, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa yakni:
a. Membentuk pemerintahan yang transparan
b. Membuka kran partisipasi masyarakat
c. Akuntabel
d. Bebas dari budaya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN)
e. Demokratis
f. Memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas
g. Tidak melakukan pungutan tanpa adanya aturan yang mendasari terlebih dahulu
h. Menciptakan pemerintahan yang selalu hadir ditengah-tengah masyarakat
“Untuk mendukung pencapaian tujuan penyelenggara pemerintahan di Kabupaten Buton tentunya perlu dilakukan melalui pengelolaan tata pemerintah yang baik. Praktek kepemerintahan yang baik masyarakat bahwa pengelolaan dan keputusan manajemen publik harus dilakukan secara transparan dan akuntabel,” tuturnya.
Buton yang Mandiri mengandung makna, memperkuat tata kelola pemerintahan daerah dalam mewujudkan masa depan Kabupaten Buton maka harus di dukung dengan sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, profesional dan berwawasan luas serta dibekali dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga dapat mendayagunakan seluruh potensi sumber daya lokal secara optimal dan bertanggungjawab untuk mewujudkan kemandirian daerah.
Buton yang Sejahtera mengandung makna, untuk terpenuhinya kebutuhan dasar secara adil dan merata maka kesejahteraan tersebut harus tercermin dalam semua aspek kehidupan. Dimana masyarakat harus memperoleh pendidikan, kesehatan, sosial, spritual serta memiliki akses terhadap seluruh sumber daya yang ada dalam meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.
“Ketercukupan kebutuhan masyarakat juga harus di dukung dengan pemenuhan prasarana dan sarana dasar, pelayanan publik, ruang publik, transportasi, serta teknologi yang harus disediakan secara cukup dan terus menerus untuk mencapai kemajuan serta perkembangan kehidupan masyarakat yang lebih baik dan lebih sejahtera,” ungkapnya.
Anak dari mantan Bupati Buton dua periode ini menambahkan bahwa visi diatas akan menempatkan masyarakat Kabupaten Buton sebagai subjek dan sekaligus objek pembangunan. Sedangkan penyelenggara pemerintah sebagai fasilitator dan dinamisator pembangunan.
“Visi yang ditetapkan merupakan keinginan masyarakat Kabupaten Buton yang memusatkan pada isu dan permasalahan utama daerah. Sehingga pemerintahan dan pembangunan di daerah dapat beroperasi dan terselenggara secara efektif, efesien dan berkelanjutan serta dapat terjamin eksistensi daerah di masa depan,” pungkasnya.





