Tepati Janji, Pemkab Buton Serahkan Bonus Atlet Porprov Sultra 2022 Tahap Pertama

Asisten lll Setda Kabupaten Buton La Ode Muhidin Mahmud menyerahkan bonus atlet kepada Ketua Cabor Pertina Buton Amiruddin. (dok.ist)

NARASITIME.com –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya memberikan bonus untuk para atlet yang berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022.

Penjabat (Pj) Bupati Buton Drs. Basiran, M.Si yang diwakili Asisten III Setda Buton La Ide Muhidin Mahmud mengatakan, bonus yang diberikan sebagai bentuk perhatian Pemda kabupaten Buton di ajang Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tenggara yang ke-14.

“Walau tidak seberapa besar jumlahnya, bonus ini sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah daerah Kabupaten Buton kepada para atlet yang menang saat Porprov XIV lalu, dimana Kabupaten Buton dan Kota Baubau ditunjuk sebagai tuan rumah,” ucap Muhidin.

Bacaan Lainnya

Kata dia, Porprov ke-XlV Sultra 2022 kali ini sangat luar biasa, hal itu dikarenakan prestasi yang didapat para atlet jumlahnya lebih meningkat dari Porprov Sultra sebelumnya.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Buton menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya baik itu kepada pelatih maupun kepada para atlet,” tuturnya.

Mantan Sekwan DPRD Buton itu kembali mengatakan bahwa penyerahan bonus dibagi dua tahap. Tahap pertama diserahkan hari ini dan tahap kedua diberikan pada Januari 2023.

“Kenapa dibagi dua tahap karena kemampuan keuangan Pemkab Buton, jadi untuk yang berikutnya dibayarkan pada tahun anggaran 2023 harap dimaklumi karena kita menjadi tuan rumah ini bukan anggaran yang sedikit,” jelasnya.

Sebagai tuan rumah, lanjut Muhidin, harus membangun beberapa venue yang dibiayai dari APBD Perubahan 2022. Sehingga penyerahan bonus dilaksanakan dua tahap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Anggaran kita banyak terserap di pengadaan venue-venue kalau seandainya Buton bukan tuan rumah, mungkin bonus atlet kita bayar satu kali tapi karena kita kekurangan anggaran terpaksa penyerahan bonus ini dijadikan dua tahap,” tambahnya.

Untuk itu, atas nama Pemda Buton menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembayaran bonus atlet, dan harus dibagi dua tahap. “Mudah-mudahan dapat dimaklumi, yang jelas pemerintah akan tetap memberikan hanya tinggal waktu saja,” ujarnya.

Muhidin juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya baik itu kepada pelatih maupun kepada para atlet yang berlaga di ajang Porprov. Pasalnya, prestasi yang diraih pada Porprov tahun ini meningkat dibandingkan Porprov sebelumnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Buton, La Ode Zainudin Napa mengatakan bonus yang diserahkan pada tahap pertama itu untuk enam cabang olahraga yaitu tinju, dayung, sepatu roda, catur, angkat berat dan sepak takraw. Sedangkan untuk tahap kedua akan diserahkan sekitar pertengahan Januari 2023.

“Untuk besarannya, medali emas sebesar Rp 10 juta, medali perak Rp 7,5 juta dan perunggu Rp 5 juta. Sementara beregu dikalikan 20 persen. Satu regu enam orang mendapat bonus Rp 30 juta sementara bonus pelatih besarannya 25 persen dari bonus atlet,” sebutnya.

Bonus tersebut lanjut Kadispora, diserahkan di rekening masing-masing atlet bukan cabor. Kadispora Buton yang akrab disapa Bang Udin itu menambahkan anggaran yang disiapkan Pemda Buton sebelumnya tidak mampu membiayai seluruh bonus atlet karena sebagian digunakan untuk kebutuhan Porprov lainnya.

“Kita sebagai tuan rumah mau tidak mau harus membiayai beberapa kegiatan lain yang urgen saat porprov sehingga anggaran kita tidak mampu membiayai seluruh bonus atlit di tahun ini,” tukasnya.

Pos terkait