NARASITIME.com, Buton — Kepolisian Resor Buton menggelar apel gelar pasukan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel dipimpin Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha di halaman Mapolres Buton, Kamis (12/3/2026).
Apel tersebut diikuti personel TNI–Polri, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan BPBD. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengecekan kesiapan akhir personel serta sarana prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan Lebaran.
Dalam apel itu, Kapolres membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Kapolri juga mengingatkan bahwa momentum Idul Fitri selalu diikuti peningkatan mobilitas masyarakat melalui berbagai moda transportasi. Karena itu, seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, kepadatan lalu lintas, kecelakaan, hingga kemungkinan bencana alam.
Usai apel, Kapolres Buton Ali Rais Ndraha mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah Kabupaten Buton dan Kabupaten Buton Selatan.
“Apel gabungan ini dilaksanakan bersama Pemda Buton dan Buton Selatan yang melibatkan BPBD, perhubungan, Satpol PP, TNI, dan juga dinas kesehatan,” kata Ali Rais kepada wartawan.

Menurut dia, meskipun arus mudik di wilayah Buton dan Buton Selatan tidak sebesar daerah lain, kepolisian tetap menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan lonjakan mobilitas masyarakat, baik yang keluar maupun yang datang ke wilayah tersebut.
Polres Buton, kata Ali Rais, menyiapkan 105 personel untuk terlibat dalam Operasi Ketupat Anoah 2026. Jumlah tersebut belum termasuk personel dari instansi lain seperti Dinas Perhubungan, BPBD, dan unsur pemerintah daerah.
Selain itu, kepolisian juga menyiapkan lima pos utama pengamanan selama operasi berlangsung. Pos-pos tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memantau pergerakan masyarakat selama masa mudik hingga libur Lebaran.

“Namun tidak menutup kemungkinan akan ditambah pos-pos lain, misalnya di pelabuhan jika terjadi lonjakan penumpang saat mudik, maupun di lokasi wisata setelah perayaan Lebaran,” ujarnya.
Setelah apel, Kapolres bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah melakukan pengecekan pasukan serta perlengkapan operasional, mulai dari kendaraan dinas hingga kesiapan personel yang akan bertugas di lapangan.
Polres Buton berharap Operasi Ketupat Anoah 2026 dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman.






