NARASITIME.com – Pilkada Buton tahun 2024 telah dipastikan hanya diikuti oleh enam pasangan calon (Paslon).
Keenan Paslon itu sesuai urutan, lima diantaranya didaftarkan gabungan partai politik dan satu Paslon mendaftar lewat jalur independen.
Keenan Paslon yang mendaftar dinyatakan berkas dokumen pencalonan mereka diterima KPU Buton.
Selanjutnya, KPU Buton resmi menutup pendaftaran Paslon pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buton, Kamis (29/8/2024) sekitar pukul 23.59 Wita.
Saat jumpa pers bersama awak media, Ketua KPU Buton Rahmatia mengatakan sejak dibukanya pendaftaran pasangan calon dari Tanggal 27-29 Agustus 2024, ada enam pasangan calon yang mendaftar.
Kata dia, dalam proses pendaftaran (27 sampai 29), untuk menyatakan dokumen pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buton lengkap maka harus masuk pada tahapan verifikasi administrasi faktual. Namun, jika ada dokumen yang tidak lengkap maka pasangan calon tersebut bisa saja di batalkan.
“Kami akan tetap melakukan verifikasi faktual di lapangan, kami akan mencocokan semua data sesuai yang di upload di Silon dan kami juga akan melakukan rapat terbuka dan mengumumkan siapa saja pasangan calon yang akan maju pada tanggal 22 September mendatang,” ungkap Rahmatia.
Rahmatia berpesan agar Pilkada Buton tahun 2024 mendatang dapat berjalan dengan baik dan lancar. “Pilkada 2024 ini kita jaga bersama, hindari informasi informasi yang provokatif, berita hoax maupun bahasa yang propaganda,” serunya.
“kepada pasangan calon dan LO partai untuk menyampaikan informasi yang baik kepada para simpatisan, kita ciptakan pilkada yang aman, tertib dan damai,” tutup Rahmatia.

Selanjutnya, Keenan Paslon tersebut akan mengikuti tahapan berikutnya yaitu tes kesehatan di RSUD Buton dan Rumah Sakit Palagimata, hingga tanggal 2 September mendatang.
Keenan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Buton tersebut adalah:
- H. Laode Naane dan H. Akalim, diusung oleh PDI-P dan Perindo dengan total perolehan suara 11.358, dengan persentase 17,85 persen.
- Syaraswati Samiun dan Rasyid Mangura, lewat jalur perseorangan atau independen dengan jumlah dukungan 8.612.
- La Bakry dan Aris Marwan, diusung oleh Partai Golkar, Demokrat dan PSI dengan total perolehan suara 14.567, dengan persentase 22,89 persen.
- Drs. Basiran M.Si dan La Ode Rafiun S.Pd.,M.Si, diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dengan total perolehan suara 8.165, dengan persentase 12,83 persen.
- Dr. Bere Ali dan LM. Sumarlin, diusung oleh PPP dan PKB dengan total perolehan suara 7.731 dengan persentase 12,15 persen.
- Alvin Akawijaya Putra, SH dan Syarifudin Saafa, ST, MM, diusung oleh Partai Nasdem, Gerindra dan PKS dengan total perolehan suara 15.932 dengan persentase 25.3 persen.





