NARASITIME.com – Kampanye terbuka hari terakhir Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, SH dan Syarifudin Saafa, ST, MM di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Watumotobe, Kecamatan Kapuntori dibanjiri ribuan massa yang datang dari berbagai penjuru desa kecamatan setempat.
Ratusan motor dan puluhan mobil terlihat di sepanjang jalan menuju lokasi Lapangan Sepak Bola Kelurahan Watumotobe lokasi kampanye terbuka tersebut digelar, sehingga mengakibatkan kemacetan panjang di lokasi tersebut, Sabtu (23/11/2024).
Sorak sorai massa dan orasi politik yang disampaikan para ketua-ketua partai koalisi seperti Ketua DPD PKS Buton Muhamad Alam, Ketua DPC Partai Gerindra Buton Rahman Pua dan anggota DPRD Buton dari fraksi PKS La Subu semakin menggelora menghidupkan suasana kampanye.

Dalam orasi politiknya, calon Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa mengajak ribuan massa untuk melakukan perubahan dalam segala bidang, seperti tersedianya lapangan pekerjaan, perbaikan ekonomi pada masyarakat kecil dan penyediaan infrastruktur.
“Mari kita adakan perubahan untuk Kabupaten Buton pada segala bidang untuk masyarakat dengan mencoblos nomor 6 Alvin-Syarif pada Rabu tanggal 27 November nanti,” ajak Syarifudin Saafa.
Syarifudin Saafa mengatakan, tiap kali pelaksanaan Pilkada, Kecamatan Kapuntori dan Lasalimu selalu menjadi pemenang dari paslon tertentu. Namun, ketika duduk menjadi bupati terpilih kedua kecamatan tersebut kurang mendapatkan perhatian.

Dikatakan, sejak ibu kota Kabupaten Buton dipindahkan ke Pasarwajo pembagian kursi kekuasaan hanya diisi oleh orang-orang dari luar daerah.
“Alvin-Syarif dengan tegas mengatakan bahwa Kabupaten Buton kedepan harus kita kelola secara merata, berdiri sama tinggi duduk sama rendah untuk masyarakat Kabupaten Buton secara keseluruhan,” katanya.
“Kami yakinkan masyarakat Kecamatan Kapuntori dan Lasalimu kedepan kalau Alvin-Syarif terpilih maka di kabinet nya Alvin-Syarif pasti ada kepala dinas dari kedua kecamatan ini,” sambungnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil survei terhadap masyarakat menunjukkan mayoritas responden berkeinginan ketersediaan lapangan pekerjaan yang lebih baik lagi.
“Alvin-Syarif membuat program bahwa kami akan berkerja dengan keras bersungguh-sungguh berjuang dengan sekuat tenaga, kami akan menghadirkan 6000 lapangan pekerja di Kabupaten Buton,” tuturnya.
Syarifudin Saafa berjanji jika pasangan Alvin-Syarif diamanatkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Buton maka pihaknya akan mengelola APBD dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat.

Selanjutnya, Syarifudin Saafa memaparkan secara singkat visi-misi dan program unggulannya. Semua itu dilakukan hanya untuk satu kepentingan besar yaitu menghadirkan perubahan besar untuk seluruh masyarakat Kabupaten Buton.
Diantaranya, pemberian stimulan kepada para pelaku UMKM sebesar Rp5 juta, santunan duka sebesar Rp3 juta dan mencoba mengefesiensi anggaran dengan tidak memprioritaskan belanja mobil dinas di setiap dinas serta sejumlah program lainnya untuk kepentingan masyarakat secara umum.
Syarifudin Saafa juga ikut menjanjikan jika terpilih maka para kepala OPD diwajibkan untuk turun ke masyarakat guna mendengarkan keluhan masyarakat Kabupaten Buton dan menghadirkan digitalisasi pelayanan publik, diantaranya pelayanan administrasi kependudukan di setiap desa dan pembangunan infrastruktur lainnya seperti jaringan internet.

Calon Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra mengatakan akan memprioritaskan dan memperjuangkan kesejahteraan para petani, nelayan dan pelaku UMKM serta membantu membenahi seluruh infrastruktur yang ada.
“Semua permasalahan yang ada di Kabupaten Buton harus kita rubah, kita hadirkan perubahan besar demi untuk mensejahterakan para petani, para nelayan, para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Buton. Serta kami juga akan membenahi seluruh infrastruktur, diantaranya jalan raya, penerangan lampu jalan di setiap desa, jaringan internet, jalan tani dan pembangunan infrastruktur lainnya,” tutupnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Ali Mazi, SH mengatakan bahwa paslon Alvin-Syarif Alvin merupakan calon Bupati dan Wakil Bupati yang mumpuni bila dibandingkan dengan figur-figur lainnya.

Kata dia, saat ini yang dipikirkan paslon Alvin-Syarif hanyalah bagaimana untuk menghadirkan kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Buton, sehingga nelayan, petani, pelaku UMKM menjadi makmur dan sejahtera.
“Olehnya itu dalam memilih Bupati dan Wakil Bupati Buton jangan perlu ragu lagi. Pilihlah Alvin Akawijaya Putra dan Syarifudin Saafa karena hanya mereka berdua lah yang bersungguh-sungguh membangun Kabupaten Buton,” ajaknya.
Dalam kesempatannya itu, Ali Mazi juga menyampaikan ketika Alvin-Syarifudin sudah diberikan amanah oleh rakyat untuk memimpin Kabupaten Buton, selaku orang tua dan juga sebagai anggota DPR RI maka ia berkewajiban membantu mengucurkan anggaran dari pemerintah pusat turun ke daerah.

“Apa yang disampaikan oleh Alvin-Syarif saya akan bantu, saya akan membackup dengan anggaran dari pusat. Saya tidak akan biarkan Alvin-Syarif bekerja sendirian, saya akan bantu dengan menghadirkan sejumlah program untuk seluruh masyarakat Kabupaten Buton,” ujarnya.
“Saya akan mengawal Alvin-Syarif untuk membuka selebar lebarnya lapangan pekerjaan. Saya akan memberikan dukungan kepada Alvin-Syarif. Saya akan memberikan respon yang positif. Saya akan bantu memberikan pembangunan yang belum Pernah dilakukan oleh pemimpin sebelumnya. Bapak ibu, hanya paslon nomor 6 yang bisa memberikan harapan baru untuk masyarakat Kecamatan Kapuntori dan Lasalimu. Karena mereka berdua merupakan putra daerah asli yang dimiliki oleh Kabupaten Buton,” sambungnya.

Pada Pilkada tahun ini, Ali Mazi berpesan agar masyarakat Kecamatan Kapuntori tidak terkecoh dengan janji-janji manis dari paslon lain. Saatnya putra daerah tampil membawa perubahan besar dan harapan baru untuk Kabupaten Buton.
“Jangan mau terkecoh dan jangan mau dijanji janjikan lagi, olehnya itu apa yang disampaikan oleh Alvin-Syarif sudah benar adanya, bahwa di Kecamatan Kapuntori masih banyak ketimpangan sosial yang terjadi,” tukasnya.






