NARASITIME.com – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Buton nomor urut 6 Alvin Akawijaya Putra, SH dan Syarifudin Saafa, ST. MM menggelar kampanye terbuka di Kecamatan Wolowa, pada Kamis (14/11/2024).
Dalam kampanye terbatas itu, Cabup dan Cawabup Alvin-Syarif memaparkan visi dan misi misi mereka.
Kedatangan pasangan Cabup dan Cawabup dengan akronim AS itu disambut meriah oleh ribuan warga kecamatan setempat.
Pantauan media ini, kedua Cabup dan Cawabup tersebut didampingi sejumlah pimpinan partai koalisi diantaranya Partai Nasdem, Partai Gerindra dan Partai PKS.
Ketua Tim Pemenangan Kabupaten Darmawan menyampaikan bahwa kampanye terbuka ini dilakukan untuk memperkenalkan sosok Alvin-Syarif kepada masyarakat Kecamatan Wolowa sehingga nantinya masyarakat tidak salah memilih pemimpin.

“Kampanye ini kita lakukan supaya bapak ibu tidak membeli pemimpin dalam karung orang bilang, kita hadirkan supaya bapak ibu bisa melihat siapa dan seperti apa calon kita,” katanya.
“Kiranya bapak ibu sudah sangat mengetahui sosok Alvin-Syarif, mereka berdua sudah sangat familiar, inilah sosok yang akan kita perjuangkan untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Buton kedepan,” sambungnya.
Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat di Kecamatan Wolowa tentang tata cara pencoblosan paslon nomor urut 6 Alvin-Syarif pada tanggal 27 November mendatang di TPS.
Calon Wakil Bupati Buton, Sarifudin Saafa, ST, MM dalam orasi politiknya mengatakan hadirnya Alvin-Syarif di Pilkada Buton hanya memiliki satu tujuan, yaitu menghadirkan perubahan besar untuk seluruh masyarakat Kabupaten Buton.
“Kami Alvin-Syarif datang mengikuti kontestasi Pilkada Buton ini hanya dengan satu tujuan yaitu kita ingin membawa perubahan di Kabupaten Buton,” ungkapnya.
“Ini adalah harapan baru, kenapa? karena pasangan Alvin-Syarif bukanlah kandidat yang pembiayaan Pilkada nya bantuan dan pengasih dari orang lain, tapi kami berdiri diatas kaki sendiri, mengapa? agar APBD kemudian diperuntukkan untuk masyarakat Buton secara keseluruhan,” sambungnya.

Syarifudin Saafa berjanji jika pasangan Alvin-Syarif diamanatkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Buton maka pihaknya akan mengelola APBD dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat.
“Saya telah pelajari, kebetulan saya cukup ahli di bidang anggaran, bapak ibu sekalian saya sudah tiga kali menjadi anggota DPRD dan selalu berada di bidang anggaran, saya cukup mengerti dengan kondisi yang ada di Kabupaten Buton saat ini dan ternyata APBD kita saat ini bukan dinikmati semuanya untuk masyarakat Buton tapi oleh mereka-mereka yang datang dari luar Buton. Ingin perubahan? Maka solusinya tidak lain tanggal 27 November kita coblos nomor 6 Alvin-Syarif. Tuturnya.
Selanjutnya, Syarifudin Saafa memaparkan secara singkat visi-misinya. Semua itu dilakukan hanya untuk satu kepentingan besar yaitu menghadirkan perubahan besar untuk seluruh masyarakat Kabupaten Buton.
Sementara itu calon Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, SH mengatakan bahwa Alvin-Syarif merupakan pasangan calon yang sangat menjunjung tinggi kesetaraan. Kemenangan Alvin-Syarif merupakan kemenangan seluruh masyarakat Kabupaten Buton.

“Sudah saatnya kita bersatu, sudah saatnya kita junjung tinggi nilai-nilai kesetaraan, sudah saatnya kita hadirkan perubahan besar untuk seluruh masyarakat Kabupaten Buton dan kami pasangan Alvin-Syarif siap hadir menyelesaikan semua ketimpangan yang ada di daerah ini,” katanya.
Menurutnya, di usia 21 tahun harusnya Kabupaten Buton sudah jauh lebih maju, tapi yang nampak Infrastruktur di bumi penghasil aspal ini jauh tertinggal dibanding daerah lainnya.
Alvin berjanji akan membangun dan membenahi infrastruktur jika terpilih menjadi Bupati Buton sehingga kedepan Buton bisa sejajar dengan daerah-daerah tetangga lainnya.
“Jadi saya minta kepada seluruh tim-tim relawan bantulah saya untuk mewujudkan cita-cita saya memperbaiki Buton. Kita harus pikirkan anak cucu kita kedepan sehingga Buton ini benar-benar maju, baik dari sisi ekonomi dan pembangunannya,” tuturnya.

“Bapak-bapak, ibu-ibu dan seluruh tim relawan kirimkan lah doanya, doakanlah saya menjadi Bupati Buton supaya kedepan bisa kita bersama-sama untuk membangun Kabupaten Buton,” sambungnya.
Alvin menegaskan bahwa dirinya bukanlah orang yang mudah untuk diintervensi orang lain, termaksud orang tuanya sendiri anggota DPR RI Ali Mazi.
“Beliau tidak boleh mengintervensi saya, saya akan mengintervensi beliau untuk mendatangkan anggaran besar untuk menyelesaikan semua persoalan yang ada di Kabupaten Buton jika anggaran APBD kita tidak mencukupi lagi,” tandasnya.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pencoblosan surat suara dan terakhir ditutup dengan sesi tanya jawab. Tidak hanya itu, aspirasi masyarakat setempat pun siap didengarkan.





