Kajari Buton Ingatkan Kepala OPD Agar Tak Main-main dengan Fee Proyek

Kajari Buton Ledrik Victor Mesak Takaendengan. (ist)

NARASITIME.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buton Ledrik Victor Mesak Takaendengan mengingatkan kepada Kepala OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton untuk mengontrol fee proyek.

Pernyataan itu disampaikan Kajari usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemda Buton dengan Kejari Buton di lingkungan pusat perkantoran Takawa, Senin (13/2/2023).

Ledrik Victor Mesak Takaendengan menegaskan, sebagai salah satu instansi penegakan hukum, pihaknya akan mengejar fee proyek demi kemajuan pembangunan yang ada di Kabupaten Buton.

Bacaan Lainnya

“Jadi para OPD saya kastau begini, tolong dikontrol fee proyek (uang muka -red), uang muka nanti yang diterima oleh rekanan pada saat kontrak saya akan kontrol,” ungkapnya.

“Mulai tahun ini saya akan ketat, kemana uang muka itu bergeser, kemana uang muka itu mengalir saya akan kejar sampai dapat,” sambungnya.

Mantan Koordinator Jaksa pada Asisten Intelijen Kejati Sulawesi Utara ini menjelaskan, bahwa selama ini banyak pembangunan terhambat akibat fee proyek yang diterima sebelum pekerjaan dilakukan.

“Kenapa pembangunan proyek tidak selesai karena uang muka kemana mana,” tuturnya.

Ia juga meminta kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap proses pembangunan yang masuk ke desa.

“Setiap pekerjaan itu ada di wilayah lokasi Pak Kapolsek, jadi saya harap Bhabinkamtibmas dan Babinsa, tolong dilihat progresnya, karena setiap dia mau kerja sudah diterima uang muka,” katanya.

Dalam kesempatannya itu, Ledrik Victor Mesak Takaendengan meminta agar para kepala OPD lingkup Pemkab Buton selalu mendekatkan diri dan berkonsultasi dengan Kejari Buton maupun pihak Kepolisian tentang pembangunan yang ada di Kabupaten Buton.

“Jangan sampai terjadi yang ketiga kali sebagaimana lagu itu, cukup dua kali saja, kalau sudah tiga kali saya anggap sudah tidak bisa dibina, saya akan binasakan,” ujarnya.

“Kita akan mengawal, tapi kalau ada yang mau main-main dan saya akan siap bertanggung jawab,” pungkasnya.

Pos terkait