NARASITIME.com – Calon Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, SH melaksanakan kampanye terbatas di Desa Kondowa dan Dongkala, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Kamis (31/10/2024).
Diselenggarakan di pelataran pantai Desa Kondowa, kedatangan Alvin Akawijaya Putra didampingi oleh sang ayah yang juga sekaligus sebagai anggota DPR RI dari fraksi Nasdem Ali Mazi, SH.
Selain itu, nampak hadir pula Ketua PKS Buton Muhamad Alam, S.Pd, anggota DPRD Buton dari fraksi Nasdem Dudi Iskandar, Ketua Bapilu Nasdem Buton Sabarudin Paena, pengurus partai Nasdem Buton, tokoh agama, tokoh adat, para relawan dan simpatisan Alvin-Syarifudin.
Pasangan calon yang dikenal dengan tagline “AS” nomor urut 6 tersebut sangat dicintai warga. Hal ini terbukti disetiap titik dilaksanakan kampanye banyak ikut hadir sekaligus menyatakan sikap untuk memenangkan pasangan Alvin-Syarifudin.

Sorak sorai massa dan orasi politik yang disampaikan oleh Ketua DPD PKS Buton Muhamad Alam semakin menghidupkan suasana kampanye saat membuka acara dengan pidato yang menggelora.
Muhamad Alam menilai, sosok Alvin-Syarifudin merupakan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buton yang ideal. Mereka berdua lahir dari representatif masyarakat Kabupaten Buton secara utuh serta mewakili generasi milenial.
Selain itu, Muhamad Alam juga mengatakan bahwa sesungguhnya saat ini Kabupaten Buton masih terjajah secara birokrasi. Hal itu dapat dilihat dari jumlah Kepala OPD yang mayoritas berasal dari luar Kabupaten Buton.
“Bapak ibu, sesungguhnya saat ini kita masih terjajah secara birokrasi. Kita bisa lihat para Kepala OPD kita masih terhitung dengan jari. Padahal, kita memiliki banyak potensi sumber daya manusia yang mumpuni,” ungkapnya.

Selanjutnya, Muhamad Alam menyampaikan beberapa program unggulan dari paslon Alvin-Syarifudin, diantaranya pendidikan gratis dan digitalisasi desa. “Kalau kita menginginkan perubahan besar untuk Kabupaten Buton maka kita harus menangkan Alvin-Syarifudin pada tanggal 27 November mendatang,” ujarnya.
Calon Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra menyatakan komitmennya untuk membangun dan membawa perubahan besar untuk Kabupaten Buton jika kedepan mendapatkan amanah dari rakyat.
“Masih banyak permasalahan yang terjadi di daerah ini. Insyaallah kalau saya diberikan amanah oleh rakyat maka kita rampungkan APBD untuk kita salurkan bantuan kepada masyarakat kita yang membutuhkan, baik itu para petani, nelayan dan pelaku UMKM,” katanya.
Menurutnya, di usia 21 tahun harusnya Kabupaten Buton sudah jauh lebih maju, tapi yang nampak Infrastruktur di bumi penghasil aspal ini jauh tertinggal dibanding daerah lainnya.

Alvin Akawijaya Putra berjanji akan membangun dan membenahi infrastruktur jika terpilih menjadi Bupati Buton sehingga kedepan Buton bisa sejajar dengan daerah-daerah tetangga lainnya.
“Jadi saya minta kepada seluruh tim-tim relawan bantulah saya untuk mewujudkan cita-cita saya memperbaiki Buton. Kita harus pikirkan anak cucu kita kedepan sehingga Buton ini benar-benar maju, baik dari sisi ekonomi dan pembangunannya,” tuturnya.
“Bapak-bapak, ibu-ibu dan seluruh tim relawan kirimkan lah doanya, doakanlah saya menjadi Bupati Buton supaya kedepan bisa kita bersama-sama untuk membangun Kabupaten Buton,” sambungnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Ali Mazi mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak, ibu-ibu dan seluruh masyarakat Desa Kondowa dan Dongkala yang telah berkontribusi besar sehingga dapat terpilih kembali menjabat sebagai Gubernur Sultra dua periode dan anggota DPR RI.

“Kenapa hal ini saya sampaikan dan perlu bangga karena saya diberi kepercayaan oleh partai menjadi anggota badan anggaran di DPR RI. Artinya apa, untuk membangun daerah sudah tidak perlu pusing lagi,” katanya.
Dihadapan masyarakat, Mantan Gubernur Sultra dua periode ini menceritakan kisahnya menjadi pengacara di Jakarta dan menjabat Gubernur Sultra pada periode pertamanya (2003-2008).
Saat itu, ungkap Ali Mazi sebelum menjadi pengacara di Jakarta banyak orang-orang Jawa tidak mengenal Sultra dan Buton lebih khususnya. Sehingga saat itu, ia bertekad menjadi pengacara hanya untuk mengangkat nama Buton di mata orang-orang Jawa.
“Dari sana orang-orang Jawa mengenal bahwa H. Ali Mazi, SH berasal dari Buton, Sulawesi Tenggara,” tuturnya.
Ali Mazi juga membeberkan program pembangunannya dalam membangun Sultra, diantaranya membangun bandar udara, jembatan, pelabuhan, jalan tol, rumah sakit dan pembangunan infrastruktur lainya di Kabupaten Buton.
Ketua DPW Partai Nasdem Sultra ini mengatakan bahwa Alvin Akawijaya Putra merupakan calon Bupati Buton yang mumpuni bila dibandingkan dengan figur-figur lainnya.
“Masalah kemampuan kita tidak perlu ragu lagi, mulai dari TK hingga SMA saya kasi sekolah di school internasional dan lulusan S1 Hukum UGM. Bukan kaleng-kaleng. Oleh karena itu saya tampilkan di Buton ini untuk menjadi Bupati,” ungkapnya.

“Dirinya sudah selesai, bapaknya pernah menjadi Gubernur Sultra dua periode, dia sudah punya pekerjaan, tidak mungkin lagi dia mencuri di kampungnya,” sambungnya.
Kata dia, saat ini yang dipikirkan oleh Alvin Akawijaya Putra hanyalah bagaimana untuk menghadirkan kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Buton, sehingga nelayan, petani, pelaku UMKM menjadi makmur dan sejahtera.
“Olehnya itu dalam memilih Bupati dan Wakil Bupati Buton jangan perlu ragu lagi. Pilih Alvin Akawijaya Putra dan Syarifudin Saafa karena hanya mereka berdua lah yang bersungguh-sungguh membangun Kabupaten Buton,” ajaknya.
Dalam kesempatannya itu, Ali Mazi juga menyampaikan ketika Alvin-Syarifudin sudah diberikan amanah oleh rakyat untuk memimpin Kabupaten Buton, selaku orang tua dan juga sebagai anggota DPR RI maka ia berkewajiban membantu mengucurkan anggaran dari pemerintah pusat turun ke daerah.





