Gelar Tes Wawancara Calon PTPS, Nonong: Belum Tentu Mereka Lulus Seleksi

Ketua Panwaslu Kecamatan Wabula, Nonong Astaghfirullah (tengah) bersama dua orang anggota Panwaslu sedang melakukan wawancara kepada calon anggota PTPS.

NARASITIME.com –  Dalam rangka menghadapi pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara pada Pemilu 2024. Panwaslu Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton melalukan proses seleksi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Bertempat di Sekretariat Panwaslu Kecamatan Wabula, Selasa (16/1/2024), proses seleksi wawancara PTPS Pemilu 2024 itu diikuti oleh 20 orang yang terdiri dari laki-laki sebanyak 8 orang dan perempuan sebanyak 12 orang.

Ketua Panwaslu Kecamatan Wabula Nonong Astaghfirullah, S.Sos mengatakan terdapat 20 orang pelamar yang mengikuti seleksi wawancara PTPS di Sekretariat Panwaslu Kecamatan Wabula pada hari ini.

Bacaan Lainnya

Kata dia, meskipun di Kecamatan Wabula hanya terdapat 20 TPS, namun hal itu bukanlah jaminan para pelamar dinyatakan lulus seleksi wawancara oleh Panwaslu setempat.

“Jumlah TPS 20 dan pelamar 20 orang. Insyaallah 20 orang Panwas TPS ini akan melakukan pengawasan yang maksimal dalam pelaksanaan perhitungan suara pada tanggal 14 Februari mendatang,” katanya.

“20 orang pelamar itu belum tentu juga lulus seleksi wawancara, semua tergantung kemampuan dan kualitasnya. Kalau layak tentu lulus,  tapi kalau tidak maka pasti gugur,” sambungnya.

“Kalau ada yang gugur maka memungkinkan untuk Panwas Desa yang di delegasikan untuk menjadi Panwas TPS. Tapi kalau masih kurang lagi maka staf sekretariat Panwaslu Kecamatan yang di delegasikan lagi,” tambahnya.

Hasil tes wawancara akan menjadi acuan anggota PTPS memberikan  kontribusi dalam menciptakan demokrasi yang sehat dan berkualitas di Indonesia. Anggota PTPS yang akan dilantik nanti dapat membantu memastikan bahwa setiap warga negara memiliki hak pilih yang harus dihormati dan dilindungi.

“Mereka akan ikut mencegah potensi pelanggaran Pemilu dengan memastikan bahwa seluruh proses pemilihan berjalan tanpa hambatan, sehingga Pemilu 2024 dapat terlaksana dengan sukses,” ungkap Alumni Ilmu Sosial Unidayan ini.

“Dan mereka dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan sistem demokrasi di negara ini dan turut serta dalam pengawasan agar Pemilu berjalan dengan integritas dan keadilan,” tukasnya.

Pos terkait