Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sultra Sembelih 23 Ekor Sapi Kurban, Sasar Warga Kurang Mampu

Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sultra, menyerahkan hewan kurban kepada salah seorang warga di Kecamatan Batauga, Buton Selatan. (ist)

NARASITIME.com – Pelaksanaan Idul Adha 1444 Hijriah tahun ini, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sultra menyembeli hewan kurban dilaksanakan di halaman Masjid Nurul Askar Batalyon B Pelopor, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Kamis (29/06/2023).

Adapun hewan kurban yang disembelih dalam pelaksanaan Hari Raya Idul Adha kali ini yakni 23 ekor sapi dengan rincian 22 ekor disembelih di Mako Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sultra, Batauga dan 1 ekor d Masjid Agung Keraton Buton, Kota Baubau.

Bacaan Lainnya

Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Sultra Kompol Muslimin, S.Sos. l mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah bukti rasa syukur Brimob Sultra pada Allah SWT.

“Dengan membagikan daging atau hewan kurban kepada sesama, maka dengan ini kita telah menunjukkan rasa syukur kita karena diberi kelebihan agar bisa berbagi kepada orang lain,” kata Kompol Muslimin.

Lanjut, setelah disembelih nantinya daging kurban tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan yang berada di Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan.

“Setelah selesai disembelih hewan kurbannya sebanyak 250 paket dan masing-masing paket berisi 2 kilogram. Ini kami bagikan kepada masyarakat yang kurang mampu yang berada di Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan,” tuturnya.

Dalam kesempatannya itu, Kompol Muslimin berharap, semoga daging kurban yang dibagikan ini berkah untuk kita semua. Dan momentum Idul Adha 1444 Hijriah dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai pengorbanan dalam diri masing-masing.

Sementara itu, salah seorang warga penerima daging kurban Anton mengaku senang dapat mendapatkan daging kurban dari Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sultra, Batauga.

“Terimakasih atas bantuan daging yang diberikan kepada saya. Insyaallah ini sangat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan kami sehari-hari,” ujar Anton yang merupakan warga Laompo.

Pos terkait