B.1.7 Buton Dukung Masuknya Indomaret Karena Banyak Manfaat Bagi Masyarakat

Ketua Komunitas Bersama Satu Tujuan (B.1.7) Buton, Zikir Dany.

NARASITIME.com – Komunitas Bersama Satu Tujuan (B.1.7) Kabupaten Buton mendukung penuh masuknya ritel modern Indomaret di Kabupaten Buton.

Ketua B.1.7 Buton Zikir Dany yakin dengan masuknya ritel modern Indomaret akan banyak mendatangkan manfaat pada perekonomian masyarakat di Kabupaten Buton.

Menurutnya dengan hadirnya ritel modern Indomaret di Kabupaten Buton akan menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit implikasinya dan ini jelas merupakan peningkatan ekonomi.

Bacaan Lainnya

“Maka kami B.1.7 Buton mendukung penuh dengan adanya aktivitas perdagangan yang besar dan masif ini untuk menjadi persaingan sehat dalam bisnis perdagangan di Kabupaten Buton,” ungkap Zikir Dany kepada media Narasitime.com, Kamis (14/9/2023).

“Karena selama ini kita hanya melihat warung-warung kecil yang ada di pinggir jalan. Kalau seperti itu maka Kabupaten Buton ini, khususnya Pasarwajo akan ketinggalan dengan daerah-daerah lain,” ujarnya.

“Saya yakin, dengan hadirnya Indomaret jelas sangat menguntungkan masyarakat, persaingan dunia usaha akan terjadi secara sehat, terlebih masyarakat dimudahkan dalam belanja berbagai kebutuhan,” sambungnya.

“Daya beli masyarakat akan naik jika ada investasi ini, belum lagi dari sisi tenaga kerja yang bisa menampung pekerja bagi anak-anak setempat dan gaji karyawannya tergantung UMK yang berlaku dan pendapatan daerah,” ujarnya kembali.

“Kalau melihat manfaatnya sangat besar dampaknya terhadap masyarakat Kabupaten Buton. Maka, tidak ada alasan untuk Pemerintah Kabupaten Buton mencegah masuknya Indomaret di Pasarwajo,” tuturnya.

Dan disisi lainnya, Zikir Dany menyebutkan banyak keuntungan yang akan didapat jika ritel modern tersebut masuk ke Kabupaten Buton. Tidak saja dari sisi pendapatan daerah melalui izin, namun juga brand ritel tersebut akan menyerap tenaga kerja warga lokal setempat sesuai UMK yang berlaku.

“Yang kita ketahui selama ini, kita bisa melihat tenaga kerja lokal yang bekerja selama ini di toko-toko jauh dari ketentuan dan aturan-aturan yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sangat jauh dari harapan yang diharapkan oleh para pekerja, maka hadirnya ritel modern Indomaret ini akan membawa arah baik bagi para pekerja nantinya,” ungkapnya.

Mengenai penolakan masuknya ritel modern Indomaret di Kabupaten Buton, Zikir Dany kembali menyampaikan bahwa itu merupakan hal yang lumrah terjadi.

“Sebelumnya juga sempat terjadi di daerah-daerah lain, tapi lama kelamaan masyarakat sudah terbiasa dengan kondisi itu. Dan ini adalah ciri bahwa Pasarwajo sudah mulai mengalami perkembangan,” pungkasnya.

Pos terkait