Pemda Buton Bahas Revisi RTRW, Risman Sebut OPD Belum Satu Hati

Suasana rapat pembahasan penataan ruang di kantor Bupati Buton. (Ist)

NARASITIME.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buton resmi menggelar rapat tim Forum Penataan Ruang (FPR) guna membahas revisi Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Buton Tahun 2013-2033.

Hal ini sekaligus menanggapi surat dari salah satu organisasi kemasyarakatan yakni Forum Komunikasi Pemuda (FKP) Kabupaten Buton ditujukkan Kepada Pj Bupati Buton belum lama ini.

“Sehingga ini benar-benar kita kawal karena masalah tata ruang adalah penentu dasar dari segala sektor arah pembangunan,” kata Ketua FKP Buton, Muhammad Risman kepada media usai mengikuti rapat FPR di Kantor Bupati Buton, Jumat (24/2/2023).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Risman menegaskan kepada Pemerintah daerah harus konsisten membahas revisi Perda Nomor 1/2014 tentang RTRW Buton. Kata dia, guna mencapai target dukungan anggaran untuk Forum Penataan Ruang harus jadi prioritas kegiatan pada pembahasan APBD Perubahan Buton Tahun 2023.

“FPR sebagai tim yang membahas penataan ruang atau yang membahas revisi RTRW Buton harus didukung dengan anggaran yang memadai dan harus menjadi prioritas dalam pembahasan perubahan 2023, semoga Bappeda khususnya bisa mengkondisikan itu,” tegas Risman.

Ia mengungkapkan hasil rapat Forum Penataan Ruang Daerah Kabupaten Buton berjalan dengan baik meskipun belum sepenuhnya menjawab permasalahan secara umum. Di antaranya koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam setiap usulan rancangan program pemanfaatan ruang sangat diperlukan.

Sebab ia menilai masih banyak perangkat daerah yang belum sepenuhnya berjalan secara bersama-sama maka menjadi tantangan terutama penuntasan revisi penataan ruang daerah.

“Contoh dalam rapat tadi, ada beberapa hal yang menjadi tantangan kedepan terutama hambatan pembahasan tata ruang tadi, pertama, minimnya koordinasi antar OPD; kedua, kurangnya dukungan anggaran dan antar OPD belum satu hati, itu yang saya lihat,” cetus Risman.

Kendati demikian, Risman mengapresiasi Pj Bupati Buton Drs Basiran, M.Si yang telah mendukung dan merespon usulan FKP Kabupaten Buton secara khusus telah melaksanakan rapat pembahasan penataan ruang.

“Tapi apapun itu, tetap kami apresiasi Pj Bupati Buton (Drs. Basiran, M.Si -red) sudah merespon cepat dengan perintahkan OPD terkait melaksanakan rapat penataan ruang,” ujarnya.

“Apalagi Pj Bupati Buton meskipun melalui Zoom (karena berada di Jakarta) dengan semangat yang tinggi menyampaikan kepada OPD terkait terutama kepada Forum Penataan Ruang untuk tak berhenti melaksanakan rapat membahas tata ruang tapi terus dilakukan agar hal itu tuntas,” tutup Risman.

Pos terkait