NARASITIME.com – Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta Khalifatur Aflah menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi salah satu peserta yang mewakili Indonesia mengikuti kompetisi Harvard World Model United Nations (MUN) 2024.
Khalifatur Aflah merupakan seorang mahasiswa asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang kini tengah mengikuti kuliah pada Teknik Perminyakan di UPN. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Harvard World Model United Nations ini dilaksanakan sejak tanggal 8-16 Oktober 2024 yang bertempat di Taipei International Convention Center (TICC), Taipei, Taiwan.
Tidak main-main, dalam kompetisi ini, Khalifatur Aflah sebagai perwakilan dari Indonesia berhadapan langsung dengan perwakilan universitas ternama di dunia. Tentu saja untuk sampai ke level ini, anak yang lahir dari pasangan Rasyid dan Hj. Amlia ini sudah melewati berbagai tahapan.

Dilansir dari info_butonraya, Khalifatur Aflah bertugas sebagai delegasi Indonesia dalam komite SOCHUM dengan topik “Krisis Kemanusiaan”.
“Kami mendebatkan cara penanggulangan krisis kemanusiaan dan pengungsi di daerah konflik Timur Tengah dan Ukraina,” ungkap Khalifatur Aflah, Sabtu (28/12/2024) melalui via pesan singkat.
Khalifatur Aflah menyampaikan rasa bangganya dapat mewakili Indonesia di kancah internasional. Ia berharap keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.
“Hal ini menjadi pengalaman istimewa bagi saya karena bisa bersaing di kancah internasional dengan ratusan delegasi dari negara lainnya,” tutupnya.

Harvard World Model United Nation merupakan ajang bergengsi bertaraf internasional yang menghimpun delegasi dari berbagai negara untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui partisipasi dalam debat, serta diskusi menantang terkait permasalahan global.
Ajang ini dikenal sebagai olimpiade terbesar untuk kegiatan MUN tingkat internasional dan sebagai simulasi Sidang PBB yang diikuti mahasiswa dari 110 negara. Harvard WorldMUN juga ajang mengasah berbagai aspek seperti kepemimpinan, berpikir kritis, dan diplomasi, serta pemecahan masalah global.
Selain itu, ajang ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa di seluruh dunia untuk dapat membangun relasi internasional





