Mahasiswa KKA UM Buton Posko Desa Kaongke-ongkea Gelorakan Pemberdayaan SDM dalam Seminar Proker

Dosen Pembimbing Lapangan Desa Kaongke-ongkea

NARASITIME.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Amalia (KKA) Universitas Muhammadiyah (UM) Buton gelar seminar Program Kerja (Proker) yang berlangsung di Kantor Desa Kaongke-ongkea, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Senin (02/10/2023).

Dengan mengusung tema “Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Sumber Daya Manusia” program kerja ini dihadiri oleh Kades Kaongke-ongkea bersama perangkatnya, Dosen Pembimbing Lapangan Muhammad Yusnan, S.Pd., M.Pd, BPD, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan mahasiswa KKA Posko desa setempat.

Kades Kaongke-ongkea menyampaikan bahwa kegiatan seminar program kerja desa ini sangat bermanfaat bagi warganya. Hal ini sesuai dengan misi desanya, yakni Membangun Sumber Daya Manusia yang Mempunyai, Keterampilan dan Berkreatif

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, hal ini sesuai dengan misi desa yaitu membangun Sumber Daya Manusia yang Mempunyai Keterampilan dan Berkreatif,” katanya.

Kordes Posko Desa Kaongke-ongkea, Sufarno menyampaikan dalam seminar program kerja bersama pemerintah desa dan warga, pihaknya akan melaksanakan kegiatan diantaranya, mengadakan kegiatan kerohanian seperti lomba azan tingkat SD, Kultum tingkat SD-SMP.

Selain itu, terdapat pula lomba kesenian diantaranya, tari linda dan Ngibi tingkat SD-SMP, sosialisasi tentang gambaran umum fakultas tehnik yang akan dipaparkan oleh salah satu dosen Fakultas Tehnik, merapikan perpustakaan SD, mengisi kelas jam kosong di SD oleh mahasiswa PGSD, mengadakan yasinan setiap Jum’at sore untuk mendampingi guru ngaji dalam mengajar anak-anak.

Sementara itu, DPL Desa Kaongke-ongkea, Muhammad Yusnan mengatakan, yang menarik dari program kerja itu adalah rumah menulis bagi anak-anak remaja.

“Hal ini dapat menumbuhkan kreativitas dan keterampilan menulis sejak dini. Program ini dapat menjadi program unggulan dari mahasiswa KKA Desa Kaongke-ongkea,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan, dalam setiap kegiatan yang dapat membangun desa, mahasiswa KKA harus lebih insentif berkomunikasi dengan semua pihak.

Pos terkait