NARASITIME.com – Luasnya wilayah Desa Dongkala, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton yang mencakup 4 dusun, yakni Dusun Ampera, Dusun Bukit Remaja, Dusun Bantea, dan Dusun Dongkala.
Akan tetapi salah satu fasilitas di desa Dongkala tersebut belum lengkap yaitu tidak ada tanda batas dari masing-masing dusun ke dusun sehingga membuat orang luar yang masuk kesulitan dalam mencari alamat yang dituju.
Dari permasalahan tersebut mahasiswa KKA Tematik Angkatan XXV UM Buton Posko Desa Dongkala membuat suatu program sebagai wujud pengabdian terhadap masyarakat yaitu pembuatan batas-batas dusun di desa tersebut.

Kordes Posko Desa Dongkala lhsanuddin mengatakan program kerja ini dipilih karena plang batas dusun merupakan salah satu media informasi mempermudah masyarakat terutama masyarakat luar Desa Dongkala dalam mencari dan menemukan lokasi yang dituju.
“Kenapa kami mengambil program kerja ini karena selama ini Desa Dongkala belum memiliki plang batas dusun. Inilah alasan kami membuat plang batas dusun untuk mempermudah masyarakat terutama orang dari luar masuk untuk mencari lokasi,” katanya.
Dalam menjalankan program ini mahasiswa juga meminta pendapat dan informasi kepada perangkat desa dan kepala dusun.
“Batas dusun memang diperlukan karena memang di Desa Dongkala ini memiliki empat dusun yang belum terdapat tanda pembatas antar dusun,” ucap lhsanuddin.

Kanit Reskrim Polsek Wolowa ini menambahkan, dalam pembuatan pembatas dusun tim KKA UM Buton Desa Dongkala mulai menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada teman-teman mahasiswa KKA karena bersedia dan bersama-sama membuat batas dusun. Semoga pembuatan batas dusun di Desa Dongkala ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.





