Hari Bhayangkara ke-80, Polres Buton Musnahkan Senpi Rakitan dan Kembalikan Motor Curian, Kapolres Tekankan Reformasi Pelayanan

NARASITIME.com, Buton – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Buton tidak hanya diisi dengan upacara seremonial. Usai memimpin upacara, Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha memimpin pemusnahan lima senjata api rakitan sekaligus menyerahkan tiga sepeda motor hasil tindak pidana pencurian kepada pemiliknya.

Rangkaian kegiatan yang digelar di Mapolres Buton, Rabu (1/6/2026), itu menjadi simbol komitmen kepolisian dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus menunjukkan hasil penegakan hukum yang telah dilakukan jajaran Polres Buton.

Sebelumnya, Kapolres memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, SH dan yang mewakili Bupati Buton Selatan, ikut kegiatan ini bersama jajaran Forkopimda Buton dan Buton Selatan, Sekda Buton, Wakil Ketua DPRD Buton, jajaran para penjabat utama Polres Buton, Kapolsek, personel Polri, ASN Polri, Bhayangkari, para instansi vertikal serta tamu undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam amanatnya, Ali Rais menegaskan peringatan Hari Bhayangkara mengusung tema Polri untuk Masyarakat harus menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh personel dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Ia meminta seluruh anggota menjadikan arahan Presiden sebagai pedoman dalam menjalankan tugas, mulai dari memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme penegakan hukum, hingga membangun organisasi kepolisian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, reformasi birokrasi harus mampu melahirkan institusi kepolisian yang transparan, akuntabel, profesional, serta terbuka terhadap pengawasan publik. Di saat yang sama, personel juga dituntut memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan masyarakat.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Personel Polri, kata dia, harus profesional, adaptif, menguasai teknologi, serta mampu menjadi pelindung masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh personel Polres Buton untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, memperkuat soliditas, serta menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan berkualitas demi terwujudnya Polri yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” kata Ali Rais.

Usai upacara, Polres Buton memusnahkan lima senjata api rakitan yang diamankan dalam operasi kepolisian di wilayah Kabupaten Buton dan Kabupaten Buton Selatan.

Selain itu, tiga unit sepeda motor hasil pengungkapan kasus pencurian yang dilakukan komplotan empat pelajar SMA asal Baubau dikembalikan kepada pemiliknya. Ketiga kendaraan tersebut berasal dari Desa Kancinaa, Kecamatan Siotapina, dan Kecamatan Lasalimu.

Ali Rais mengatakan pengembalian kendaraan merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk mengembalikan hak masyarakat setelah kasus berhasil diungkap.

“Motor ini merupakan barang bukti hasil pengungkapan kasus. Motor tersebut langsung kami serahkan kembali kepada pemiliknya yang sah,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan dengan selalu menggunakan kunci ganda guna mengurangi risiko pencurian.

Kasat Reserse Kriminal Polres Buton AKP Sunarton Hafala mengatakan lima senjata api rakitan yang dimusnahkan merupakan barang bukti tanpa pemilik yang ditemukan dalam operasi kepolisian di wilayah Buton dan Buton Selatan.

“Senjata tersebut hasil operasi di Buton dan Busel, langsung dimusnahkan semuanya,” kata Sunarton.

Adapun tiga sepeda motor yang diserahkan kepada pemilik merupakan barang bukti pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi pada 24 Juni 2026. Menurut Narton, seluruh pelaku telah diamankan dan kini menjalani proses hukum.

Salah seorang penerima kendaraan, Harlan, warga Desa Kancinaa, mengaku bersyukur motornya berhasil ditemukan setelah dicuri dari rumahnya sekitar sepekan lalu.

“Alhamdulillah, saya senang motor saya bisa ditemukan. Terima kasih banyak kepada jajaran Polres Buton,” kata Harlan.

Ia mengaku peristiwa tersebut menjadi pelajaran agar lebih berhati-hati dalam mengamankan kendaraannya.

Pos terkait