NARASITIME.com – Membangun ekonomi bersama-sama demi menciptakan ekonomi kerakyatan, yakni ekonomi yang dibangun oleh rakyat untuk kekuatan rakyat dan kemajuan rakyat, merupakan niat mulia yang patut diapresiasi. Upaya penguatan dan perluasan ekonomi ini terus dilakukan pemerintah beserta elemen usaha lainnya.
Untuk itu, di tengah lajunya inflasi ini, kolaborasi membentuk perekonomian masyarakat yang mandiri terus didengungkan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Buton bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Koholimombono, Kecamatan Wabula mewujudkan pemberdayaan warung kuliner bernama Rumah Makan Kampung Bakau Lipacu.
Ketua KADIN Buton LM. Sumarlin menjelaskan, Rumah Makan Kampung Bakau Lipacu hasil kerjasama Pemdes Koholimombono yang akan dikelola langsung oleh desa setempat berbasis ekonomi kreatif masyarakat setempat untuk meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan sehingga kesejahteraan masyarakat tercapai.

“Kita berkolaborasi mendorong keberlanjutan ekonomi inklusif, karena kesejahteraan itu menjadi bagian dari masyarakat Kabupaten Buton untuk membangun ekonomi secara bersama-sama,” jelas LM. Sumarlin kepada Narasitime.com, Minggu (09/4/2023).
Disisi lain, hadirnya warung kuliner tersebut memberikan solusi ketersediaan ikan reject segar yang tidak terjual untuk pasar domestik dan ekspor. Selain berwisata, Rumah Makan Kampung Bakau Lipacu juga menyediakan makanan seafood dengan harga yang terjangkau.
“Rencana semua serba Rp15 ribu, nasi ikan, nasi cumi dan nasi parende. Ikan kita banyak stock yang kita beli murah dari ikan yang masuk di cold storage, ini bisa menjadi kas desa, mulai dari tempat parkir dan lain-lainnya. Disisi lain pemerintah desa akan dapat PADes dan banyak masyarakat yang akan kerja,” tuturnya.
“Kami punya ikan reject segar yang tidak terjual untuk pasar domestik dan eksport. Kami bekerjasama dengan pemerintah desa. Jadi, selain berwisata juga disini menghadirkan makanan seafood murah, bahkan termurah makan seafood di kabupaten Buton buton karena mereka mengambil ikan dari kami,” sambungnya.
LM. Sumarlin melanjutkan, Rumah Makan Kampung Bakau Lipacu diyakini akan menjadi tempat singgah para ASN lingkup Pemkab Buton yang karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan pusat perkantoran Takawa. Sambil menikmati hidangan seafood mereka juga akan disuguhkan dengan pemandangan laut dan bakau.

“Alhamdulillah, Pak Pj Bupati Buton meresponnya dengan baik,” ucap LM. Sumarlin.
Direncanakan, setelah lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 Masehi, Rumah Makan Kampung Bakau Lipacu tersebut akan difungsikan karena saat ini masih dalam tahap pembangunan dapur.
Diharapkan, kedepannya target hadirnya Rumah Makan Kampung Bakau Lipacu ini bisa menjadi motor penggerak sendi ekonomi mikro di masing-masing desa, serta bisa menjadi penopang pertumbuhan perekonomian masyarakat Kabupaten Buton.





