NARASITIME.com – Ketidakhadiran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Buton pada kegiatan penerimaan dan pelepasan mahasiswa KKN Tematik angkatan Vll tahun akademik 2022/2023 disesalkan Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buton Alimani, S.Sos.
Dalam kegiatan pelepasan dan penerimaan mahasiswa Unidayan yang dilangsungkan di Aula Kantor Bupati Buton itu, Senin (20/2/2023) pagi, Alimani sempat menyesalkan ketidakhadiran Kepala OPD karena menurutnya kegiatan itu merupakan salah satu rangkaian dari agenda daerah.
Bahkan, ia sempat memerintahkan bagian Protokoler Setda Kabupaten Buton untuk mencatat nama-nama Kepala OPD yang hadir maupun absen dalam kegiatan ini.
“Coba nanti Protokoler catat nama-nama Kepala OPD yang hadir, yang tidak hadir nanti dilaporkan ke Pj Bupati Buton. Padahal ini acara agenda daerah,” kata Alimani.

Selain itu, Alimani juga ikut menyesalkan ketidakhadiran Camat Wolowa, Camat Siontapina dan Camat Kapontori dalam kegiatan pelepasan dan penerimaan mahasiswa KKN Tematik Unidayan.
“Sekiranya ada perwakilan sehingga apa tadi yang diamanatkan yang mewakili Bapak Rektor Unidayan tadi bisa nyambung, tetapi mudah-mudahan saja sesudah disini saya yakin juga di kecamatan akan mungkin silaturahim dengan camat,” tuturnya.
Alimani juga menyampaikan bahwa dalam satu tahun ini dibawah kepemimpinan Pj Bupati Buton Pemkab Buton terus melakukan pembenahan sehingga seluruh program yang dicanangkan dapat digenjot dalam satu tahun ini.
Selain itu, Alimani juga menitip pesan kepada para peserta KKN agar mengikuti dan melaksanakan arahan dari dosen maupun para dosen pembimbing lapangan sehingga dapat menjalankan semua program saat berada di lokasi KKN nanti.

“Nah oleh karena itu, atas nama pimpinan saya menyampaikan bahwa terima kasih kepada Rektor Unidayan yang sudah menentukan lokasi KKN Tematik Unidayan angkatan ke Vll di Kabupaten Buton,” tuturnya.
Alimani meyakini bahwa sebelum peserta KKN diturunkan ke desa, mereka sudah dibekali dengan sejumlah pengetahuan yang sangat mumpuni untuk dijadikan suatu ukuran saat terjun di tengah-tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Alimani berharap, kerjasama yang sudah terbangun selama ini antara Pemkab Buton dan pihak Unidayan dalam melakukan kajian-kajian akademis terhadap sejumlah program prioritas jangka menengah dan panjang akan terus dilakukan demi Buton yang lebih baik.
“Dengan demikian, apa yang menjadi harapan kita semua dan daerah ini dan tentunya menjadi bagian tanggungjawab kita semua, dimana pun kita berada akan terwujud seperti apa yang menjadi harapan kita semua. Insya Allah,” ujarnya.

Mantan Kadispora Buton ini kembali berharap kepada mahasiswa untuk benar-benar melakukan KKN dengan baik di tengah-tengah masyarakat karena apa yang didapat dalam masyarakat merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang sangat penting.
“Gunakanlah ketajaman pengetahuan atau ilmu yang telah didapat untuk mendapatkan sesuatu yang mungkin terbaru dan juga mungkin sebagai ilmu dan pengetahuan untuk bekal menuju masa-masa yang akan datang,” tukasnya.
Sementara itu, sebelumnya Rektor Unidayan yang diwakili Wakil Rektor l Bidang Akademik Ir. Tamar Mustari, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema yang diangkat dalam KKN Tematik Unidayan angkatan ke Vll ini adalah “Potensi Penguatan Wisata dan Ekonomi Desa”.

“Sebelum diturunkan ke dalam masyarakat para peserta KKN telah mengikuti pembekalan atau pelatihan selama tiga hari terkait dengan tema yang akan mereka usung. Itu terkait dengan bagaimana mereka menggali potensi desa utamanya pengembangan wisata desa,” katanya.
Tentunya mereka ini, lanjut Tamar Mustari, telah memiliki sejumlah pengetahuan dan keterampilan maupun skill lainnya sehingga kami anggap mereka ini bisa dan mampu menggali sejumlah potensi ekonomi maupun wisata yang ada di desa.
“Ditambah lagi dengan sains dan ilmu yang mereka peroleh selama perkuliahan. Jadi, rata-rata mereka ini tinggal kurang lebih 20 sampai 24 SKS sudah bisa sarjana, jadi itu kami anggap sangat baik,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Tamar Mustari mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Buton yang sudah menerima mahasiswa Unidayan untuk melaksanakan KKN di Kabupaten Buton.

“Mudah-mudahan kerjasama dan kolaborasi ini bisa selalu berlanjut hingga pada masa-masa yang akan datang,” harapnya.
Tamar Mustari juga berharap kepada para camat dan kades yang menjadi tempat mahasiswanya KKN dapat memberikan teguran jika terdapat suatu kesalahan yang dilakukan oleh peserta KKN.
“Tolong mereka ini selalu dilihat, jangan sampai ada beberapa kebiasaannya yang belum pas, kebiasaannya di kampus atau kebiasaannya tidak cocok dengan kondisi di masyarakat. Tegur lah mereka karena biar bagaimana mereka ini anak-anak kita semua, mereka masih masih membutuhkan bimbingan,” ujarnya.
“Kemudian untuk adik-adik mahasiswa selama melaksanakan KKN kurang lebih satu bulan jagalah almamater mu dengan baik dan bantulah pemerintah, bantulah masyarakat karena disitulah anda akan dilihat bagaimana kehebatan anda, kemampuan anda dalam melihat masalah-masalah dan dicarikan solusi,” sambungnya.

“Saya kira pelaksanaan KKN ini mudah-mudahan kedepan masih bisa terus berkelanjutan. Untuk itu, atas nama pimpinan kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Buton,” tutupnya.
Untuk diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan KKN ini akan berlangsung selama satu bulan di tiga wilayah kecamatan yakni Kecamatan Wolowa, Kecamatan Siontapina dan Kecamatan Kapontori. Peserta kegiatan KKN ini diikuti oleh 132 mahasiswa.





