Ali Mazi Salurkan PIP di Buton, Alvin Dorong Pemerintah Pusat Tambah Bantuan Siswa

NARASITIME.com, Buton — Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra mendorong pemerintah pusat memperluas jangkauan bantuan pendidikan bagi pelajar di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Ia berharap semakin banyak siswa mendapatkan dukungan biaya sekolah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Dorongan itu disampaikan Alvin saat mendampingi Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, H. Ali Mazi, dalam penyerahan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di Rumah Jabatan Bupati Buton, Minggu, 11 Oktober 2026.

Penyaluran bantuan tersebut mencakup siswa tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data penerima, terdapat 222 siswa dalam kategori nominasi dan 190 siswa dalam kategori pemberian. Dengan demikian, total penerima dari kedua kategori tersebut mencapai 412 siswa.

Pada kategori nominasi, bantuan mencakup 128 siswa SD, 19 siswa SMP, serta 19 siswa SMA/SMK. Sementara itu, kategori pemberian terdiri atas 134 siswa SD, 52 siswa SMP, dan 4 siswa SMA/SMK.

Alvin mengatakan perluasan bantuan pendidikan membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, anggota DPR RI, dan kementerian terkait. Menurut dia, sinergi tersebut penting agar kebutuhan pelajar di daerah mendapat perhatian lebih besar dalam kebijakan pemerintah pusat.

Ia berharap perjuangan Ali Mazi melalui jalur aspirasi di tingkat nasional dapat membuka peluang penambahan kuota bantuan pendidikan bagi siswa Buton pada periode mendatang.

“Pemerintah daerah akan terus mendorong agar semakin banyak siswa di Kabupaten Buton mendapatkan bantuan pendidikan. Koordinasi dengan pemerintah pusat dan perwakilan rakyat di DPR RI menjadi bagian penting dari upaya tersebut,” demikian pokok harapan pemerintah daerah dalam memperjuangkan akses pendidikan.

Alvin juga mengapresiasi penyaluran PIP tersebut. Ia berharap bantuan itu dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka sekaligus membantu menjaga keberlanjutan pendidikan.

Ali Mazi: Bantuan Pendidikan Perlu Diperluas

Ali Mazi mengatakan Program Indonesia Pintar merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk membantu siswa memperoleh akses pendidikan, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan biaya sekolah.

Menurut dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus tetap menjadi perhatian di tengah penataan anggaran dan tata kelola pemerintahan.

Ali Mazi menyatakan akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat Sulawesi Tenggara melalui jalur yang tersedia, termasuk dukungan bagi pelajar tingkat dasar hingga menengah serta mahasiswa.

Ia berharap jangkauan bantuan pendidikan dapat diperluas sehingga semakin banyak generasi muda di Sulawesi Tenggara memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.

Ali Mazi juga mengajak masyarakat mendukung program pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

412 Siswa Buton Masuk Dua Kategori Penerima

Data penyaluran PIP di Kabupaten Buton menunjukkan adanya dua kategori penerima, yakni nominasi dan pemberian. Keduanya memiliki perbedaan berdasarkan status pengusulan dan penerimaan bantuan.

Kategori nominasi mencakup siswa yang baru pertama kali melakukan aktivasi rekening untuk menerima bantuan. Adapun kategori pemberian mencakup siswa yang telah memiliki rekening dan pernah menerima PIP sebelumnya, kemudian kembali diusulkan melalui jalur aspirasi DPR RI.

Berikut rincian penerima bantuan:

Jenjang Pendidikan| Nominasi| Pemberian| Total
SD| 128 siswa| 134 siswa| 262 siswa
SMP| 19 siswa| 52 siswa| 71 siswa
SMA/SMK| 19 siswa| 4 siswa| 23 siswa
Total| 166 siswa| 190 siswa| 356 siswa

Data tersebut menunjukkan jumlah kategori nominasi berdasarkan rincian jenjang pendidikan adalah 166 siswa, bukan 222 siswa. Dengan demikian, jika seluruh angka per jenjang menjadi acuan, total penerima dalam dua kategori tersebut adalah 356 siswa.

Bantuan PIP diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus mengurangi risiko siswa terkendala melanjutkan sekolah akibat keterbatasan biaya.

Pemerintah Kabupaten Buton berharap sinergi dengan wakil rakyat dan kementerian terkait dapat terus diperkuat agar lebih banyak pelajar memperoleh kesempatan mengakses bantuan pendidikan pada masa mendatang.

Pos terkait