NARASITIME.com – Ngopi Wa Engran (Ngobrol Pagi Warga Bareng Basiran-Pj Bupati Buton) kembali digelar. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Ngopi Wa Engran edisi 2023 ini turut melibatkan Forkopimda Kabupaten Buton dengan tema Forkpimda mendengar keluhan warga.
Edisi Perdana Ngopi Wa Engran Bersama Forkopimda Buton digelar perdana di Bumi Baana Meja, Kamaru, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, yang dilaunching langsung Pj Bupati Buton, Drs. Basiran, M.Si di Pelataran Kantor Kecamatan Lasalimu, Rabu (25/1/2023).
Turut hadir, Sekda Buton, Asnawi Jamaluddin, S Pd, M.Si, Ketua I TP PKK Kabupate Buton/Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kabupaten Buton, Ny. Deysi Natalia Rompas Basiran, SH, Kepala OPD Lingkup Pemkab Buton, Camat se-Kabupaten Buton, Kepala Desa/Lurah, dan masyarakat Lasalimu.

Pj Bupati Buton bersama Forkopimda ketika tiba di Pelataran Kantor Kecamatan Lasalimu disambut Tarian selamat datang, Mangaru dan salawat dari ibu-ibu PKK Kecamatan Lasalimu. Seperti biasa, Pj Bupati Buton menyapa warga dengan tagline Buton Selalu Dihati.
“Ngopi Wa Engran merupakan salah satu inovasi yang kami buat, bersama Forkopimda Kabupaten Buton dalam rangka mendekatkan diri pemerintah dengan masyarakat sebagai bentuk melaksanakan perintah Bapak Presiden RI Pak Djoko Widodo agar semua Forkopimda, seluruh satuan perangkat daerah dan instansi vertical. Kita dipertintah oleh presiden tuntuk hadir di tengah-tengah masyarakat tidak hanya dududk di kantor saja tetapi turun ke lapangan untuk mengetahui keluhan masyarakat serta melihat langsung apa yang menjadi program kegiatan masyarakat itu sendiri,” kata Pj Bupati Buton.
Kepala BPKAD Sultra ini mengatakan, saat ini kita sementara menghadapi tingkat inflansi yang begitu tinggi khususnya untuk Indonesia Provinsi Sultra menepati urutan kedua setelah Sumatera Barat. Selain itu kita menghadapi adanya angka Stunting atau lambatnya tumbuh kembang anak. Selain itu juga baru selesai juga kita menghadapi pandemi Covid-19 sehingga ekonomi dan pergerakan pertumbuhan masyarakat mengalami perlambatan. Berbagai macam persoalan yang dihadapi bangsa tentu berdampak pada tingkat kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi bangsa kita.
“Kami hadir di tengah masyarakat pada edisi 2023 ini terinspirasi dari langkah Presiden RI mengumpulkan para Forkpimda dengan seluruh kementeraian Lembaga. Oleh sebab itu ini harus kami lanjutkan di daerah bersama-sama Forkpimda untuk turun langsung ke wilayah kecamatan. Bahkan kami juga berencana untuk turun ke lapangan menggunakan motor trail untuk masuk di pelosok-pelosok dan kebun warga guna mengecek langsung keluhan warga,” ujar Pj Bupati Buton.

Tampil sebagai panelis, Pj Bupati Buton, Drs. Basiran, MSi, Ketua DPRD Kabupaten Buton, Hariasi Salad, S.H, Kajari Buton, Ledrik V.M. Takaendengan, SH., MH, Wakapolres Buton, Kompol Reda Irfanda, SH., S.IK, Dandim diwakili Perwira Penghubung Kodim 1413 Buton, Mayor Arm Mursali, Ketua Pengadilan Negeri Pasarwajo, Ari Gunawan, SH., MH, Ketua Pengadilan Agama Pasarwajo, H. Anwar, LC, Kepala BPS Buton, Zablin, S.St., M.Si, Kepala Kantor Pertanahan Kab. Buton, Yusuf, S.SiT dipandu langsung Sekda Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi.
“Program kerja yang kami laksanakan ini semoga menjadi ajang pencapaian aspirasi melalui media baik secara langsung dan melalui Live streaming chanel Youtube Diskominfo Buton. Alhamdulillah sudah bisa berdialog bersama Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Buton dan tentu disampaikan dengan cara santun dan tidak boleh ada emosi atau amarah,” harap Pj Bupati Buton.

Berbagai aspirasi yang disampaikan warga kepada Pj Bupati Buton tersebut diantaranya terkait aset tanah yang ada di Desa Togo Mangura, Penurunan SK Hutan Kemasyarakatan (HKm), terkait adat istiadat Kelurahan Kamaru, perlu adanya perhatihan kepada Guru-guru Mengaji, Pelestarian aset budaya serta terkait kebutuhan Desa Lawele berupa jalan dan jembatan yang sering mengakibatkan banjir, pengadaan motor Trail sebagai alat transportasi masuk diperkebunan di desa-desa, penuntasan akta nikah, abrasi pantai masyarakat pesisir Waoleona, rujukan rumah sakit. Keluhan warga itu ditanggapi langsung Pj Bupati Buton. Mantan Camat lasalimu Selatan tersebut memerintahkan para kepala OPD terkait.
“Para kepala OPD saya paksa kerja cepat dan tuntas karena harus punya target dan tidak boleh lama lama karena jabatan saya disini tidak lama. Permasalahan aset tanah yang ada di Desa Togo Mangura, Insya Allah dalam waktu dekat akan diselesaikan. Untuk HKm Kepada Kabag Pemerintahan untuk dikoordinasikan besok dengan BPN,” tegas Basiran.

Pj Bupati juga memberikan meminta Kepala Dinas Kebudayaan, La Ode Syamsuddin, S.Pd., M.Si terkait pertanyaan warga tentang budaya.
“Bahwa Kelurahan Kamaru adalah salah satu rumpun adat yang memiliki peradabadan yang cukup tinggi. Oleh karena itu tidak salah kaluau Kamaru ini memiliki banyak peninggalan. Termaksud makam tua tersebut merupakan salah satu obyek cagar budaya. Di Kabupaten untuk sementara ada 91 dan telah kita tetapkan itu sekitaran 19 dan baana meja yang telah disampaikan tadi itu belum kami tetapkan. Tetapi terkhusus di Kelurahan Kamaru ini kami sudah membantu memberikan pakaian adat untuk seluruh perangkat adat yang ada di Kecamatan Lasalimu,” katanya.





