NARASITIME.com – Ketua DPD ll Partai Golkar Buton Drs. La Bakry, buka suara atas adanya pemberitaan media online yang menyebut Ketua DPRD Buton Hariasi Salad, SH diberi tugas oleh DPD l Partai Golkar membentuk Kordes di wilayah Kabupaten Buton.
Sebelumnya, beredar informasi bahwa Ketua DPRD Kabupaten Buton mengaku telah diperiksa atau diklarifikasi oleh DPD I Golkar Sultra terkait mosi tidak percaya yang dilayangkan 20 anggota DPRD Buton kepada dirinya.
Dalam media online itu, Hariasi Salad mengaku usai dimintai keterangan, dirinya mendapatkan tugas tambahan untuk membentuk kordinator desa (kordes) Partai Golkar di Wilayah Kabupaten Buton. Menanggapi gonjang-ganjing informasi tersebut, Mantan Bupati Buton periode 2017-2022 itu malah menyebut Hariasi Salad mengarang cerita sendiri.
“Atas berita online beredar tadi pagi bahwa saudara Hariasi diberikan tugas oleh DPD l untuk membentuk Kordes adalah tidak benar dan Hariasi mengarang cerita sendiri,” kata La Bakry kepada Narasitime.com, Minggu (29/1/2023).
Sebagai Ketua DPD ll Partai Golkar, La Bakry mengaku sudah mengklarifikasi kebenaran informasi tersebut kepada Ketua Bapilu Partai Golkar, Sektretaris dan Ketua DPD l Partai Golkar Sulawesi Tenggara Sultra.
“Ternyata apa yang disampaikan oleh Hariasi itu tidak benar. Karena secara organisatoris, kalau ada perintah konsolidasi harusnya arahan atau perintah itu ditujukan kepada Ketua DPD ll dan setelah itu Ketua DPD ll yang mengarahkan ke jajaran pengurus DPD ll untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.
Olehnya itu, sebagai Ketua DPD ll Partai Golkar Buton, La Bakry menghimbau kepada seluruh kadernya, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten agar tidak terpengaruh pada berita-berita Hoax yang beredar di luar.
“Saya minta kepada seluruh kader, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten agar tetap bangun komunikasi dan jaga kekompakan antar jajaran pengurus maupun pengurus pada semua tingkatan,” pungkasnya.
Selanjutnya, Ketua DPRD Buton saat dimintai keterangan melalui pesan WhatsApp adanya tugas tambahan dari DPD l Partai Golkar untuk membentuk Kordes di wilayah Kabupaten Buton atas instruksi Kader Golkar siapa? Hariasi Salad hanya menjawab “ada mi jawaban nya Pak Basri sebentar. Bicara mi sama Pak Basri”.
Sementara itu, Sektretaris DPD l Partai Golkar Sultra Muhammad Basri mengaku, saat rapat koordinasi yang digelar DPD l Partai Golkar pada Sabtu malam (28/1/2023), dirinya berada di luar kota bersama Ketua DPD l Partai Golkar.
Muhammad Basri juga menepis adanya informasi dari DPD l Partai Golkar Buton yang memerintah Ketua DPRD Buton Hariasi Salad untuk membentuk Kordes di wilayah Kabupaten Buton. Kata dia, tidak ada perintah untuk menugaskan Hariasi Salad untuk membentuk Kordes di Kabupaten Buton.
“Menurut mereka yang saya tanya tadi malam dan ini saya sudah laporkan kepada DPD l Partai Golkar dan saya juga sudah sampaikan sama Pak La Bakry bahwa apa yang disampaikan oleh Hariasi itu di luar rapat koordinasi,” katanya.
“Setelah ditutup rapat koordinasi itu secara resmi mereka teman-teman bicara-bicara bahwa ini perlu kita konsolidasi ke bawah. Tapi tidak ada itu kata menugaskan, karena kalau di aturan itu untuk menugaskan itu punya mekanisme tersendiri,” terangnya.
“Dan mekanismenya itu, DPD l Partai Golkar Sultra menyurat atau memerintahkan kepada Ketua DPD ll Partai Golkar seluruh kabupaten/kota, nanti ketua DPD Kabupaten/kota itu memerintahkan lagi siapa yang punya bidang untuk melakukan pembentukan Kordes. Itupun juga harus melalui DPP. Jadi yang dapat menjabarkan pembentukan Kordes itu adalah wewenang Ketua DPD Kabupaten,” jelasnya.





