NARASITIME.com – Kasat Reskrim Polres Buton Iptu Helga mengatakan pihak RSUD Buton sudah melakukan visum terhadap jasad LP (58) yang meninggal di sebuah kamar hotel di Desa Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton pada Minggu (07/7/2024) malam.
Hasilnya, tidak ditemukan tanda kekerasan ditubuh LP. Dari hasil visum ditemukan luka pada bagian pelipis kanan yang mengakibatkan korban mengeluarkan darah.
“Informasi dari dokter dimungkinkan korban terjatuh ke depan dari posisi berdiri dan terbentur di lantai, ditambah korban memakai kaca mata berbahan besi sehingga timbul luka tersebut,” ungkap Iptu Helga saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (08/7/2024).
Disinggung penyebab pasti kematian LP dan keberadaannya di kamar hotel, Iptu Helga mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan.
“Penyebab kematian masih di selidiki, Namum, dari keluarga korban sudah ikhlas dan tidak ingin dilakukan otopsi atau proses hukum lanjut, sehingga kami terbatas untuk mendapatkan info penyebab kematian LP,” ujarnya.
“Kronologi LP bisa berada di kamar hotel Itu masih di dalami, karena info dari pemilik hotel mereka tidak tau juga bagaimana korban bisa masuk di dalam hotel,” sambungnya.
Kata dia, usai di otopsi oleh pihak RSUD Buton, jasad LP sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga.
“Semalam usai pemeriksaan di rumah sakit korban sudah dibawa kelurga untuk di makamkan dan barang bukti di TKP hanya tubuh korban, tas korban dan 1 botol air mineral yang belum dibuka,” tandasnya.
Sebelumnya, seorang pria asal Kabupaten Buton ditemukan tewas secara mengenaskan di sebuah kamar hotel di Desa Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Minggu (07/7/2024) malam.
Saat ditemukan, korban dalam posisi telungkup di lantai dengan kondisi berlumuran darah. Korban berinisial LP (58) warga Kelurahan Kombeli, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton.





