NARASITIME.com – Dukungan untuk pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra dan Syarifudin Saafa, terus mengalir.
Dukungan tersebut datang dari berbagai kalangan, mulai dari para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi masyarakat hingga masyarakat.
Bakal calon Wakil Bupati Buton, Syarifudin Saafa mengaku sangat bersyukur karena ada banyak dukungan yang disampaikan oleh masyarakat kepada dirinya saat melakukan silaturahmi bersama masyarakat.
Menurutnya, banyak dukungan yang bermunculan dapat memberikan energi positif bagi dirinya dan Alvin Akawijaya Putra sebagai bakal calon Bupati Buton untuk maju. Bahkan, ia optimistis bisa menang di Pilkada Kabupaten Buton 2024.
“Tentunya dukungan ini akan menjadi semangat bagi kami untuk terus berjuang dan memenangkan hati rakyat,” tegasnya.
Ia mengaku, selama beberapa waktu ke belakang, telah turun langsung ke masyarakat yang ada di desa-desa untuk memotret secara langsung permasalahan yang terjadi di masyarakat.
“Sudah beberapa desa yang kami temui, khususnya di desa-desa dalam wilayah Kecamatan Lasalimu dan Kecamatan Kapuntori. Kami hadir untuk mengetahui keluh kesah mereka dan kedepan kami ingin membawa perubahan besar untuk masyarakat,” ujarnya.
Syarifudin Saafa sangat optimistis akan menang dalam kontestasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buton mendatang dengan dukungan penuh dari Nasdem, Gerindra dan PKS.
“Saya ucapan banyak terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Buton, khususnya masyarakat Kecamatan Lasalimu dan Kapontori atas dukungannya kepada kami.
Insyaallah kedepan kita akan menangkan Pilkada Buton,” pungkasnya.
Untuk diketahui, berbagai program strategis telah disiapkan oleh Paslon Alvin-Syarifudin. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dan keseriusan dalam mewujudkan layanan digitalisasi desa.
Program ini digadang-gadang akan menghemat dan lebih memudahkan masyarakat dalam pengurusan administrasi di setiap desa yang di wilayah Kabupaten Buton.
Selain itu, ada juga program perlindungan kesejahteraan masyarakat seperti pemberian santunan duka sebesar Rp 3 juta kepada keluarga yang meninggal. Hal ini dilakukan guna membantu meringankan beban duka keluarga.





