DPD l Golkar Rekomendasikan Pencopotan Hariasi Salad, Abu Hasan: Senin Sudah Masuk ke DPP

Ketua Bapilu Wilayah Kepulauan DPD l Partai Golkar, Abu Hasan. (dok.ist)

NARASITIME.com – DPD l Partai Golkar Sultra akhirnya memberikan rekomendasi terkait dengan usulan DPD ll Golkar Buton untuk mengganti Hariasi Salad, SH sebagai Ketua DPRD Buton.

Kepada Narasitime.com, Ketua Bapilu Wilayah Kepulauan DPD l Partai Golkar Sultra Abu Hasan mengatakan bahwa DPD l Partai Golkar sudah memutuskan pencopotan Hariasi Salad sebagai Ketua DPRD Buton.

“Paling lambat besok mungkin sudah diteruskan ke DPP Partai Golkar, besok kan Minggu mungkin Senin sudah masuk ke DPP Partai Golkar,” ungkap Abu Hasan saat dihubungi melalui via teleponnya, Sabtu (04/2/2023).

Bacaan Lainnya

Terkait dengan usulan nama empat orang Kader DPD ll Partai Golkar siapa nantinya yang bakal menggantikan posisi Hariasi Salad sebagai Ketua DPRD Buton, Abu Hasan menuturkan bahwa usulan tersebut kewenangan dari DPD ll. Kata dia, DPD l hanya hanya mengusulkan pergantian Hariasi Salad.

“Kalau itu saya tidak tau karena kita tidak pernah bicarakan itu. Usulannya itu dari DPD ll Partai Golkar. Jadi yang mengusulkan itu dari DPD ll. Kami dari DPD l itu hanya mengusulkan pergantian Hariasi Salad,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPD ll Partai Golkar Buton Drs. La Bakry, M.Si merekomendasikan pencopotan Hariasi Salad sebagai Ketua DPRD Buton ke DPP Partai Golkar.

Mosi yang dilayangkan tersebut, lanjut La Bakry, merupakan salah bentuk keseriusan 20 anggota DPRD terhadap sikap Hariasi Salad dalam memimpin lembaga legislatif.

“Salah satu bentuk keseriusan 20 orang penandatangan mosi ini, mereka juga menyampaikan surat dan audience langsung dengan Ketua DPD l Partai Golkar Sultra di Kendari pada Selasa kemarin,” tuturnya.

Selain itu, mantan Bupati Buton periode 2017-2022 ini menilai, mosi tidak percaya yang ditunjukkan terhadap kadernya itu berkaitan dengan sikap performance individu Hariasi Salad dalam pelaksanaan tugas-tugasnya sebagai Ketua DPRD Buton.

“Berkaitan dengan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Buton adalah berkaitan dengan sikap perfomance individu Ketua DPRD terhadap pelaksanaan tugas-tugasnya sebagai ketua DPRD,” tukasnya.

Pos terkait